Alasan Ekonomi Bengkulu Bisa Tumbuh Pesat Tahun 2018

 

Meskipun terjadi perlambatan pertumbuhan perekonomian di Provinsi Bengkulu di tahun 2017, Keadaan ekonomi Bengkulu diprediksi kedepannya akan terus membaik. Pasalnya, ada banyak yang faktor yang mendukung seperti pertumbuhan investasi akibat jumlah investor yang meningkat di Bengkulu. Oleh karena itu, semua masyarakat Bengkulu diminta tetap optimistis.

Pakar Ekonomi, Prof Lizar Alfansi SE MBA PhD mengatakan, masyarakat Bengkulu tidak perlu panik dengan keadaan ekonomi Bengkulu saat ini, sebab kedepannya pertumbuhan ekonomi Bengkulu akan berkembang pesat. “Meskipun melambat, di tahun 2018 perekonomian Bengkulu akan semakin maju dan tumbuh,” ujar Lizar, kemarin (19/12).

Lizar Alfansi

Hal ini dipicu oleh perekonomian Bengkulu yang akan semakin membaik pada 2018 jika serapan anggaran pemerintah terus digenjot, terutama untuk infrastruktur dan proyek padat karya. Penyerapan tenaga kerja pada akhir tahun 2017 dan awal tahun 2018 juga akan meningkat sehingga angka pengangguran menurun. “Serapan anggaran yang tinggi untuk infrastruktur akan membawa dampak positif bagi perekonomian Bengkulu serta mengurangi pengangguran,” terang Lizar.

Faktor pendukung naiknya penyerapan tenaga kerja, kata dia, adalah masuknya arus investasi ke Bengkulu mulai dari pembangunan infrastruktur dan beberapa proyek lainnya. Masuknya investasi belakangan inilah yang berdampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Bukan hanya pada sektor yang bersangkutan, tetapi juga ke sektor-sektor lain yang terkait karena hal ini merupakan multiplier efek. “Arus investasi yang masuk ke Bengkulu mulai banyak, hal ini yang membuat Bengkulu harus optimis perkembangan perekonomian kita akan semakin maju,” jelas Lizar.

Berdasarkan simulasi menggunakan tabel Input Output, multiplier tenaga kerja di Indonesia rata-rata sebesar 1,98. Artinya, jika ada penyerapan tenaga kerja di sektor tertentu sebanyak 1 orang, maka secara total akan menambah tenaga kerja di seluruh sektor sebesar 1,98 kali lipat. “Dengan demikian diperkirakan pada 2018 mendatang, masuknya arus investasi dari dalam dan luar negeri akan membawa dampak positif berupa penyerapan tenaga kerja akan mencapai ratusan ribu orang,” tutur Lizar.

Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur kelistrikan, juga diprediksi mampu menaikkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,28 persen dan kualitas peningkatan SDM akan didongkrak hingga 0,31 persen, peningkatan utilitas distribusi barang melalui pelabuhan mampu menaikan 0,63 persen. Hilirisasi CPO menjadi produk turunan, mampu menaikkan pertumbuhan 0,25 persen. “Pembangunan infrastruktur bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” sambung Lizar.

Lizar mengaku optimis, kedepannya perekonomian Bengkulu akan meningkat pesat seiring dengan berbagai aliran investasi yang ada serta berbagai pembangunan infrastruktur yang memicu naiknya perekoniman Bengkulu. “Tentunya hal yang patut menjadi perhatian adalah Insentif dan Investasi yang masuk ke Bengkulu nantinya akan berdampak positif sehingga tahun depan perekonomian Bengkulu tidak akan melambat seperti tahun ini,” tukasnya

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *