MOU Dengan Dukcapil, Kini Daftar BPJS Kesehatan Semakin Mudah

Diawal tahun 2018, BPJS Kesehatan beserta Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil mengembangkan inovasi baru. Hak ini guna mempermudah dan mempercepat proses layanan pendaftaran masyarakat yang akan mendaftar menjadi peserta JKN-KIS, caranya yakni melalui pemanfaatan KTP Elektronik (KTP-El) pada card reader.

Hal ini dibuktikan dengan adanya penandatanganan MOU antara BPJS Kesehatan dengan Dukcapil, yang ditanda tangani oleh Fachmi Idris, Direktur Utama BPJS Kesehatan dengan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh. Usai penandatangan, merekapun langsung berkeliling, memantau proses pendaftaran menggunakan card reader KTP-El, Jum’at (05/01).

“Melalui sinergi ini, BPJS Kesehatan akan memperoleh validitas data calon peserta JKN-KIS, dan juga dipergunakan untuk meng-update data peserta yang sudah terdaftar di data kepesertaan BPJS Kesehatan,” jelas Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris.

Menurut Fachmi, pemanfaatan data kependudukan tersebut sangat penting dalam memudahkan proses registrasi peserta JKN-KIS. Bukan hanya itu, NIK dijadikan sebagai keyword data kepesertaan tunggal untuk mencegah terjadinya duplikasi data dalam proses pendaftaran peserta JKN-KIS. Dengan demikian, akurasi data peserta JKN-KIS pun lebih terjamin.

Card reader KTP-El sendiri digunakan untuk mempermudah dan mempercepat proses pendaftaran peserta baru dan proses mutasi data peserta. Dalam hal pendaftaran, calon peserta JKN-KIS cukup meletakkan KTP-El ke mesin card reader dan menekankan jari telunjuk ke pemindai, setelah itu data KTP-El di card reader akan langsung terkoneksi dengan aplikasi kepesertaan BPJS Kesehatan. Selanjutnya, petugas BPJS Kesehatan akan meminta konfirmasi data anggota keluarga dan memberitahukan Virtual Account calon peserta JKN-KIS tersebut.

“Tahun 2018 mendatang, kami berupaya setiap Kantor Cabang mempunyai setidaknya satu card reader KTP-El. Harapannya, optimalisasi pendataan NIK tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan akurasi data peserta JKN-KIS dan data kependudukan secara umum,” ucap Fachmi.

Namun untuk saat ini, Penggunaan card reader KTP-El tersebut efektif hanya di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan, yang ditunjuk sebagai pilot project. Penerapan sistem ini pun belum tahu, kapan akan diterapkan di BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu.

“Kita belum tahu kapan akan diterapkan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu. Karena kita masih menunggu instruksi dari pusat” Kata Rizki Lestari, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu.

13 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *