BEI Bengkulu & GIS IAIN, Sosialisasi Saham Hingga ke Pelosok Desa

Banyak cara yang dilakukan, untuk mensosialisasikan pasar saham agar sampai di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya adalah dengan cara jemput bola, seperti yang dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Bengkulu dan Galeri Investasi Syariah (GIS) IAIN Bengkulu. Bahkan tidak tanggung-tanggung, edukasi ini dilaksanakan selama 2 hari di suatu desa terpencil, tepatnya di Madrasah Aliyah Al Um, Desa Bukit Harapan, Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara. Desa ini berjarak sekitar 200 km, dari Ibu Kota Provinsi Bengkulu, dengan medan jalan yang rusah parah.

100 orang siswa Madrasah Aliyah inipun dibekali pengetahuan pasar modal melalui permainan Stocklab dan Kelas Inspirasi yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari. Antusias para siswa pun terlihat saat mereka begitu semangat, dalam mengikuti kegiatan yang berlangsung sejak 20-21 Desember 2017 ini.

Siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan

Evan Setiawan, Direktur Galeri Investasi Syariah IAIN pun mengaku bahwa sosialisasi seperti ini sangat penting, untuk membangkitkan semangat berinvestasi. Karena masyarakat Bengkulu harus dapat menikmati akses pasar modal, dan dapat berpartisipasi menguasai pasar modal indonesia. Apalagi dengan kondisi saat ini, yang kurang lebih 64% nya dikuasai oleh pihak asing.

“Pasar modal bukan investasi bodong, karena resmi dan mendapatkan pembinaan dari OJK. Namun, berhati-hatilah dalam memilih investasi. Kami dari GIS IAIN Bengkulu, siap membantu adik-adik semua dalam mencapai kesuksesan” Himbau Evan Setiawan.

Selain memberikan pendidikan pasar modal, dalam kesempatan ini, BEI Bengkulu pun turut memberikan Corporate Social Respontibility (CSR) berupa buku pelajaran. Hal ini dirasa sangat penting, mengingat prasarana di Madrasah Aliyah Al Um ini, jauh dari kata layak. Buku-buku pelajaran yang diberikan pun diharapkan mampu membuka cakrawala para siswa, dalam membuka dunia. Karena desa ini cukup terisolir, dengan akses keluar masuk yang sulit, ditambah jaringan sinyal dan internet yang buruk.

Pemberian bantuan secara simbolis

“Pasar modal adalah hak segala warga negara, kendati mereka berada didaerah pelosok sekalipun. Walaupun tidak dilakukan saat ini, namun literasi pasar modal ini pasti berguna 5-10 tahun mendatang. Dengan adanya CSR kepada masyarakat Bengkulu yang membutuhkan, artinya BEI tidak hanya memberikan edukasi saja, namun juga ikut peduli terhadap pendidikan masyarakat Bengkulu” Kata Bayu Saputra, Kepala Kantor Perwakilan BEI Bengkulu.

 

News Reporter

1 thought on “BEI Bengkulu & GIS IAIN, Sosialisasi Saham Hingga ke Pelosok Desa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *