Prestasi Olahraga, Bisa Berdampak pada Peningkatan Perekonomian Daerah

Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengundang para pimpinan perbankan serta pengusaha di Bengkulu mulai dari pertambangan, perkebunan dan pengusaha di bidang perindustrian pada coffe morning Selasa (16/1) pagi di Grage Hotel Bengkulu. Dimana maksud dan tujuan adanya pertemuan ini adalah ajakan PLT Gubernur, agar para pengusaha dan perbankan dapat melakukan pembinaan dan pembangunan olahraga prestasi di Provinsi Bengkulu. Hal inipun bukan tanpa alasan, persiapan demi persiapan harus dilakukan karena Bengkulu, akan menjadi tuan rumah Porwil se Sumatera, pada tahun 2019 mendatang.

Dukungan yang diharapkan PLT Gubernur adalah dukungan nyata, seperti penyaluran CSR baik untuk melengkapi sarana dan prasarana cabor, hingga pembinaan para atlit. Tak hanya itu, setiap Cabor unggulan diharapkan dapat memiliki bapak asuh, dari Perusahaan-perusahaan yang ada di Bengkulu.

Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Endang Kurnia Saputra pun menyambut baik ajakan Plt Gubernur, Rohidin Mersyah. Menurutnya Perbankan harus memiliki kepedulian sosial untuk membangun masyarakat dimanapun mereka berada. Termasuk seluruh perbankan yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Bengkulu yang sangat concerns terhadap pembangunan di Bengkulu, termasuk memajukan Provinsi ini dari sisi olahraga.

Endang Saputra, Kepala Perwakilan BI Bengkulu sekaligus BMPD Bengkulu

“Yang bisa dilakukan perbankan di Bengkulu adalah bekerjasama dengan Dispora dan Koni untuk bersinergi memajukan Olahraga Bengkulu. Bentuknya bisa dukungan materil, pembinaan, sponsorship kegiatan, dan sebagainya.” Kata Endang Saputra, saat dikonfirmasi tim bisnisbengkulu.com.

Kendati demikian, dari kacamata BI, belum berkorelasi secara kuat (memiliki hubungan langsung) antara peningkatan prestasi olahraga dengan perekonomian daerah. Mengingat secara umum semua cabor di Indonesia belum dikelola secara profesional layaknya suatu industri. Karena jika dikekola secara profesional, tentunya akan memiliki kecenderungan untuk berprestasi dengan baik.

Namun menurutEndang, jika prestasi Olahraga baik, dukungan masyarakat akan sangat tinggi bahkan menjadi fanatik. Jika sudah demikian posisinya, maka suatu cabang olah raga bisa memiliki nilai ekonomis.

“Sebagai contoh, Jawa Barat memiliki Persib Bandung yang memiliki basis fans yang sangat fanatik. Klub tersebut bernilai ekonomi tinggi karena dapat dijadikan sarana promosi produk. Sponsor pun berdatangan.” Tutupnya.

39 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *