PT Pelindo II Bengkulu, Resmi Daftakan Pulau Baai jadi KEK

Awal Tahun 2018 ini, tepatnya Jum’at (19/1), PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) melalui surat direksi secara resmi mendaftarkan kawasan pelabuhan Pulau Baai menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ke Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, di Jakarta. Pendaftaran inipun didampingi langsung oleh Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.

Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah sangat mendorong upaya yang dilaksanakan oleh PT Pelindo II Cabang Bengkulu ini, iapun menyakinkan kepada Dewan KEK bahwa Pelabuhan Pulau Baai dapat menjadi penggerak perekonomian laut sektor barat, dari Aceh sampai ke Lampung, dan dipastikan akan meningkatkan perekonomian di Provinsi Bengkulu.

“Pengembangan KEK di Bengkulu bukan hanya berimplikasi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Tapi juga akan menjadi titik strategis bagi perekonomian Indonesia koridor Barat, KEK ini juga akan menjadi pemicu pertumbuhan perekonomian regional, melalui pengembangan Pelabuhan Pulau Baai” ujar Rohidin Mersyah.

Plt Gubernur sedang menjelaskan rencana pembangunan Provinsi Bengkulu

Dengan adanya berbagai gerak kemajuan yang dilakukan ini, dapat semakin nyata terlihat, keberadaan Pulau Baai sebagai akses perindustrian dan perdagangan. Program KEK Pulau Baai nantinya juga akan sangat prospektif karena akan terintegrasi dengan jalur kereta api dari Kota Padang (Rejang Lebong) – Pelabuhan Pulau Baai, bahkan hingga Jalan Tol Lubuklinggau – Bengkulu.

Ada 4 persyaratan pengusulan KEK yang sudah dimiliki oleh PT Pelindo II Bengkulu, agar bisa memenuhi kriteria penetapan Kawasan Ekonomi Khusus, yakni :

  • Telah adanya dukungan dari Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota
  • Adanya kesesuaian dengan RTRW Provinsi dan Kab/Kota, yang tidak berpotensi mengganggu kawasan lindung
  • Dekat dengan jalur perdagangan dan pelayaran internasional, serta dekat dengan wilayah potensi komoditi unggulan
  • Memiliki batas area yang jelas.

Drajat Sulistyo, selaku GM PT Pelindo II Bengkulu pun berharap dengan telah melengkapi seluruh berkas pendaftaran ini, proses pendaftaran kawasan pelabuhan Pulau Baai menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dapat dipermudah dan dilancarkan. Ia pun meminta doa dan dukungan masyarakat Bengkulu agar KEK ini bisa menjadi salah satu mesin penggerak ekomoni di Bengkulu maupun Sumatera Bagian Selatan.

“Terima kasih adas dukungan pemerintah Propinsi Bengkulu dalam hal ini Bapak Plt Gubernur Bengkulu, Dr. H Rohidin Mersyah dan Pemerintah Kota Bengkulu. Kami manajemen IPC Bengkulu mengucapkan terima kasih kepada semua stakeholder atas dukungannya, semoga Allah swt selalu memberikan perlindungan dan kemudahan dalam setiap niat baik yang kita jalankan” Kata Drajat.

Saat ini, ada dua belas (12) KEK yang tersebar dari barat hingga timur wilayah Indonesia. Yang didukung dengan penyelenggaraan infrastruktur, pemberian fasilitas dan insentif serta kemudahan berinvestasi. 12 Kawasan tersebut adalah :

  • Arun Lhoksumawe
  • Sei Mangkei
  • Galang Batang
  • Tanjung Api-api
  • Tanjung Kelayang
  • Tanjung Lesung
  • Mandalika
  • Maloy Batuta Trans Kalimantan
  • Palu
  • Bitung
  • Morotai
  • Sorong

28 total views, 1 views today

News Reporter

2 thoughts on “PT Pelindo II Bengkulu, Resmi Daftakan Pulau Baai jadi KEK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *