Ini Gerobak Yuk Nabung Saham, Minum Es Tebu Bisa Langsung Daftar

Bertempat di Kawasan Taman Remaja Kota Bengkulu, Yan Syafri, Kepala Kantor OJK Provinsi Bengkulu secara resmi melounching kegiatan sosialisasi Yuk Nabung Saham yang di prakarsai oleh Galeri Investasi Syariah (GIS) IAIN Bengkulu pada rabu (31/1) sore. Peresmian inipun turut dihadiri oleh Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Bengkulu, Bayu Saputra, dan Civitas Akademika IAIN Bengkulu. Kegiatan sosialisasi ini berupa kerjasama dengan Gerobak pedagang, yang di pasang atribut sosialisasi Gerakan Yuk Nabung Saham. Cara ini sengaja dilakukan untuk mensosialisasikan Gerakan Yuk Nabung Saham agar dapat betul-betul sampai di tengah-tengah masyarakat.

Tak berhenti disitu saja, GIS IAIN Bengkulu inipun turut membina dan memberikan pengetahuan dasar tentang bursa saham kepada penjual agar dapat menjawab pertanyaan dari para pembeli. Digerobak inipun juga ada brosur, info dan tata cara menabung saham, hingga formulir akun dan nomor kontak dari GIS IAIN Bengkulu. Tim pun akan langsung jemput bola, mendatangi masyarakat yang sudah menghubungi untuk membantu pengurusan menabung saham, dengan modal sebesar Rp. 100.000,- saja.

“Hari ini ada 2, namun rencana kami ada 5 Gerobak Yuk Nabung Saham yang akan di luncurkan. Sengaja kami memilih di Taman Remaja ini karena banyak lalu lintas orang yang lewat disini dan pusat keramaian juga. Selain itu kita juga melakukan literasi edukasi, jadi orang ketika bertanya apa sie gerobaknya, dia bisa mendapatkan informasi tentang menabung saham” kata Evan Stiawan, Direktur GIS IAIN Bengkulu.

Gerobak Yuk Nabung Saham di Kawasan Taman Remaja

Langkah inipun ternyata jitu untuk menarik perhatian masyarakat. Terbukti, kendati baru 1 hari, sudah ada 5 orang pemula yang mendaftarkan diri untuk menjadi investor.

“Alhamdulilah, kendati baru 1 hari sudah ada 5 orang yang mendaftarkan diri dan menabung saham” lanjut Evan.

GIS IAIN di Apresiasi

OJK sendiri sangat mensuport kegiatan edukasi kemasyarakatan ini. Gerobak Yuk Nabung saham ini juga merupakan Inovasi karena baru pertama kali dilakukan di Indonesia. Hal ini juga untuk membantu meningkatkan literasi masyarakat Bengkulu yang masih rendah.

“Dibandingkan dengan nasional, literasi keuangan masyarakat bengkulu masih tergolong rendah. Dari 100 orang, baru 4 orang saja yang sudah mengerti dan paham mengenai pasar modal. Gerobak Yuk Nabung Saham ini sangat bagus, dan kami juga terus menunggu ide-ide kreatif lain dari GIS IAIN Bengkulu” ujar Yan Syafri.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Perwakilan BEI Bengkulu, Bayu Saputra. Dimana dari beberapa galeri saham yang ada di Bengkulu, GIS IAIN adalah yang paling aktif dalam mengedukasi masyarakat. Seperti yang telah mereka lakukan beberapa waktu lalu, di Bengkulu Utara. Baca juga : BEI Bengkulu & GIS IAIN, Sosialisasi Saham Hingga ke Pelosok Desa.

Bahkan dengan adanya Gerobak Yuk Nabung Saham ditengah-tengah masyarakat, hal ini juga menandakan bahwa Saham bukan lagi barang mewah, namun juga milik masyarakat dari seluruh golongan.

“Bahwa saham dan pasar modal bukan cuma milik orang kaya, bukan milik orang berdasi, namun masyarakat awam pun bisa menabung saham. Seperti sekarang, orang sambil minum es tebu juga bisa sambil menabung saham. Jadi menabung saham bukan lagi barang mewah, namun semua kalangan juga bisa menikmatinya” sambung Bayu.

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *