BEI & OJK Cari Desa Ideal Untuk Program Desa Nabung Saham di Bengkulu, Ini Kriterianya

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah merealisasikan program Desa Nabung Saham untuk diterapkan di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Bengkulu. Dengan adanya program ini, BEI sengaja mengajarkan literasi keuangan yang merata bagi seluruh kalangan, tak terkecuali warga desa, serta berniat untuk mengajak para warga desa berinvestasi di pasar modal.

Selain itu, dijelaskan Bayu Saputra, Kepala Kantor BEI Perwakilan Bengkulu, warga desa saat ini rentan menjadi korban para pelaku investasi bodong. Karena minimnya pengetahuan dan jauh dari pusat perkotaan. Hal inipun membuat mereka sangat mudah termakan janji dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kami ingin memperkenalkan investasi yang sesungguhnya, kami juga ingin mengambarkan bahwa pasar saham bukan hanya untuk kelompok menengah ke atas, namun siapapun bisa menjadi investor” kata Bayu.

Saat ini, BEI dan OJK tengah mencari desa mana di Provinsi Bengkulu yang tepat untuk menjadi pilot project pengembangan Desa Nabung Saham ini. Sudah ada beberapa desa yang saat ini tengah dilakukan survei oleh tim OJK & BEI. Yan Syafri selaku Kepala OJK Bengkulu menargetkan dalam triwulan pertama tahun 2018 ini, Desa Nabung Saham di Provinsi Bengkulu sudah bisa di launching.

“Bersama dengan GIS IAIN & BEI, kami sedang mencari desa yang cocok untuk dijadikan pilot project. Tidak ada kriteria khusus ya, terpenting desa tersebut sudah tersambung dengan internet. Karena Nabung Saham ini sangat tergantung juga dengan hal itu.” jelas Yan Syafri

 

27 total views, 1 views today

News Reporter

1 thought on “BEI & OJK Cari Desa Ideal Untuk Program Desa Nabung Saham di Bengkulu, Ini Kriterianya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *