Bengkulu Selatan Jadi Pioner Universal Health Coverage, Apa Itu?

Bengkulu – Memasuki Tahun kelima implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berkomitmen mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) lebih awal dibandingkan target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Sesuai dengan instruksi Presiden Nomor 8 tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Progam Jaminan Kesehatan Nasional.

Komitmen ini ditandai dengan ditandatanganinya Kesepakatan Bersama (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dengan BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu tentang Optimalisasi Kepesertaan Program JKN-KIS dalam Mewujudkan Universal Health Coverage Kabupaten Bengkulu 2018, pada Senin (05/02).

Dengan demikian Kabupaten Bengkulu Selatan menjadi Pioner Universal Health Coverage  di Provinsi Bengkulu, karena menjadi satu-satunya Kabupaten yang sudah melakukan MoU ini. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Rizki Lestari pun mengapresiasi dan berterima kasih atas langkah yang telah dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan untuk memastikan kesehatan warganya agar lebih terjamin.

“Dengan Kabupaten Bengkulu Selatan sebagai pioneer dalam mewujudkan UHC di Provinsi Bengkulu, diharapkan menjadi motivasi bagi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota lain di provinsi Bengkulu dalam mewujudkan UHC. Yang berarti bahwa nantinya tidak ada lagi masyarakat yang tidak memiliki jaminan kesehatan” kata Rizki.

Rizki juga berharap agar prosesi penandatanganan MoU dan implementasinya nanti bisa berjalan dengan lancar sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Kita sama-sama berharap agar implementasinya kedepan dapat berjalan lancar sesuai dengan yang kita cita-citakan” harap Rizki.

Bupati bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, mengaku sengaja melakukan percepatan ini. Karena dari pantauannya di lapangan banyak masyarakat Bengkulu Selatan yang tidak memilki kartu BPJS kesehatan, kesulitan ketika mereka jatuh sakit. Bahkan tidak sedikit yang menjual harta bendanya.

Penandatanganan MoU Oleh Bupati Dirwan Mahmud

Dirwan juga berharap dengan telah dijaminnya seluruh masyarakat Bengkulu Selatan yang belum terdaftar ke program JKN-KIS, akan dapat menolong masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan. Hal ini juga sebagai bentuk kepedulian Pemerintah kepada masyarakat.

“Sesungguhya Undang-undang pun mengatakan fakir miskin ditanggung oleh Negara, saya melihat fenomena akhir akhir ini banyak saudara kita yang datang ke bupati minta tolong berobat, kita coba bantu melalui disposisi ke Dinas Kesehatan, nah di sini ada ruang untuk menjaminkan penduduk yang belum masuk ke Program JKN-KIS” ujar Sang Bupati.

Dari data yang ada di BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Capaian Kepesertaan Program JKN-KIS di Kabupaten Bengkulu Selatan sampai dengan bulan Desember 2017 sebanyak 81% atau sejumlah 132.913 jiwa. Dari jumlah penduduk sebanyak 164.237 jiwa. Sehingga masih ada 19% penduduk Kabupaten Bengkulu Selatan yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS atau sejumlah 31.324 jiwa.

Rizki pun optimis, dengan adanya Kesepakatan bersama antara BPJS Kesehatan dengan pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan ditambah komitmen yang kuat dari Bupati serta jajarannya, Kabupaten Bengkulu Selatan dapat mencapai Universal Health Coverage atau keanggotaan 100 persen sebelum 31 Desember 2018.

Apalagi saat ini proses pendaftaran BPJS Kesehatan telah dipermudah. Seperti cukup melalui Website, via telpon Care Center BPJS Kesehatan di nomor 1500400, pendaftaran melalui Sistem Dropbox di Kantor Cabang BPJS Kesehatan dan Kantor Kecamatan se Kabupaten Bengkulu Selatan, Pendaftaran melalui PPOB/mitra kerja BPJS Kesehatan, hingga melalui Kader JKN serta pendaftaran melalui aplikasi Mobile JKN.

Baca Juga : BPJS Kesehatan MoU dengan Dukcapil, Pendaftaran Dipermudah

Selanjutnya, untuk mendukung tercapainya Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Bengkulu Selatan, hingga saat ini BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu telah bekerja sama dengan 14 Puskesmas, 5 Dokter Praktik, 1 Dokter Gigi, 2 Fasilitas Kesehatan Klinik Pratama milik TNI/POLRI, 2 Optik dan 2 Rumah Sakit.

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *