BI Nilai Ekonomi Bengkulu Bisa Tumbuh Diatas 5%, Asalkan

Bengkulu – Bank Indonesia (BI) mengakui bahwa saat ini terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi. Hal ini bukan menjadi persoalan Provinsi Bengkulu saja, tapi juga se-wilayah Sumatera dan nasional, seiring dengan perlambatan ekonomi Negara Indonesia.

Namun Endang Kurnia Saputra, Kepala BI Perwakilan Bengkulu menjelaskan bahwa kendati ekonomi Bengkulu melambat di posisi 4,99 persen, namun pertumbuhan ekonomi riil Bengkulu justru meningkat, karena inflasi berhasil ditekan rendah ke posisi 3,56 persen.

“Posisi pertumbuhan masih diatas Inflasi. Ini membuktikan bahwa Ekonomi riil Bengkulu meningkat. Artinya menanam aset di Bengkulu, return nya positif” Jelasnya.

Lalu apakah Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu tahun 2018 bisa diatas rata-rata nasional?

Endang Kurnia Kepala kantor BI Perwakilan Bengkulu

BI menilai terdapat 3 hal yang perlu dilaksanakan sebaik-baiknya oleh Pemerintah Daerah, pertama yaitu serapan anggaran tahun 2018 harus lebih baik dari tahun 2017 lalu, dimana prosesnya harus dimulai di awal tahun.

Kedua mempermudah investasi swasta masuk ke Bengkulu. Seperti baru-baru ini adanya pembangunan Hotel Mercure. Dan yang ketiga, fokus kepada pengembangan infrastruktur strategis, seperti Pelabuhan Pulau Baai.

Baca juga : Pelindo daftarkan Pelabuhan Pulau Baai, Jadi KEK

“Ketiga hal ini harus segera dilakukan, Khusus untuk KEK, kami menilai Pemprov dan Pelindo sudah sangat tepat upayanya. BI sangat mengapresiasi dan akan tetap mendukung upaya untuk menjadikan Pulau Baai sebagai KEK” tutup Endang.

21 total views, 1 views today

News Reporter

1 thought on “BI Nilai Ekonomi Bengkulu Bisa Tumbuh Diatas 5%, Asalkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *