Aksi Kriminalitas Kian Marak, Ekonomi dan Investasi di Bengkulu Bisa Terganggu

Bengkulu – Akhir-akhir ini banyak informasi tentang orang hilang yang terjadi di Provinsi Bengkulu. Bahkan satu diantaranya Auzia Umi Detra, yang sempat hilang sejak awal bulan februari lalu, ia ditemukan tewas dengan cara yang mengenaskan. Doa dan simpati pun mengalir deras, agar almarhumah tenang, dan keluarga diberi ketabahan. Tak hanya itu, banyak juga masyarakat Bengkulu yang menginginkan pelaku berinisial DN dapat dihukum berat.

Pimpinan Instansi Vertikal Bengkulu, Menggelar Friendly Badminton Match. Tampak Rinardi (kanan)

Banyaknya aksi kriminalitas di Bengkulu pun dikhwatirkan akan membuat perekonomian Bengkulu stagnan. Calon investor ditakutkan akan ragu, untuk menanamkan investasinya di Bengkulu. Hal ini juga yang sempat menjadi ke khawatiran Pimpinan Seluruh Instansi Vertikal yang ada di Bengkulu, yang tergabung dalam Forum Sinergi Bengkulu.

Obrolan santai ini terjadi dalam Friendly Badminton Match yang dilaksanakan oleh Dirjen Perbendaharaan Negara yang dilaksanakan pada rabu malam (7/1).

“Kita tadi sempat bahas, bahwa dalam bulan ini sudah ada 3 orang yang dikabarkan hilang, dimana 1 diantaranya rabu siang sudah ditemukan. Kami bertanya-tanya, Bengkulu kok sudah tidak aman kayak gini” kata Rinardi, Kakanwil DJPBN Provinsi Bengkulu.

Namun, jika kondisi ini dapat segera selesaikan, Rinardi percaya hal ini tidak akan memperngaruhi perekonomian bengkulu kedepannya.

“Ya kalau segera ditangani saya rasa tidak akan pengaruh terhadap perekonomian, mungkin ini sifatnya kan hanya parsial dan hanya sekali, namun jika berturut-turut dan tidak ada tindak lanjutnya, mungkin akan pengaruh. Pengaruh kekhawatiran investor jika datang ke Bengkulu” tambah Rinardi.

Gelar Olahraga Badminton Bersama

Friendly Badminton Match sendiri sengaja dilakukan oleh Pimpinan Instansi Vertikal yang ada di Bengkulu untuk menjalin komunikasi dan sinergi. Ini juga menandakan bahwa sinergitas itu bisa juga dilakukan di atas lapangan. Banyak pimpinan yang hadir, seperti Kepala OJK Provinsi Bengkulu, BPKP, BPS, hingga Kepala Perbankan yang ada di Bengkulu.

“Kan dengan kegiatan ini semuanya bisa datang, bisa komunikasi, dan jika sudah komunikasi akan muncul ide dan gagasan baru dalam memberikan kontribusi pembangunan Bengkulu. Ngak melulu dalam hal resmi, tapi juga dalam situasi santai seperti ini” tutup Rinardi.

Kepala OJK Bengkulu, Yan Syafri (kanan) juga turut bermain

 

21 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *