Mau Magang Ke Jepang Gratis, Aman, Difasilitasi? Ini Syaratnya

Bengkulu – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu membuka kembali program magang ke Jepang. Program ini adalah bagian dari upaya pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mengentaskan kemiskinan dari sektor ketenagakerjaan.

Kepala Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Sudoto mengatakan, program magang ke Jepang tahun 2018 ini memiliki potensi yang besar untuk mengurangi angka pengangguran karena tidak membatasi jumlah peserta yang akan dikirim.

Calon peserta magang disyaratkan adalah Laki-laki mulai dari lulusan SMU/ SMK / Diploma dan Sarjana. Jurusan bangunan, Meanik, Tknik Industri, Mekanisasi Pertanian, Juru Gambar & Teknik Kimia. Dengan range usia 18-26 tahun, tinggi badan minimal 160 cm dan berat 50 kg, serta sehat jasmani rohani.

Proses pendaftaran sendiri berlangsung sejak tanggal 5 februari – 2 juli 2018.

“Silahkan bagi siapapun masyarakat Bengkulu yang ingin magang ke Jepang, kita fasilitasi dan biayanya Gratis. Tapi untuk biaya kursus Bahasa Jepang dan lain-lain diluar kantor, ya ditanggung masing-masing peserta.” kata Sudoto, Rabu (8/2).

Sebelum dikirim ke Jepang, peserta akan beri pelatihan dan tes sebagai persiapan seleksi nasional, mulai pelatihan fisik, mental, disiplin, etos kerja, etika, budaya dan Bahasa Jepang. Program ini bekerjasama dengan IM JAPAN yang dipimpin oleh Mr. Gitetsu Nishijima.

“Yang belum bisa bahasa Jepang, jangan khawatir, karena itu bukan jadi faktor utama peserta yang akan dikirim” tambah Sudoto ditemani Syahrul Kasi Pemagangan Disnakertrans Provinsi Bengkulu.

Kepala Disnakertrans Prov Bengkulu Sudoto

Nantinya, peserta yang lolos akan dikirim ke perusahaan-perusahaan di Jepang minimal selama 3 tahun dan dapat diperpanjang jika memang peserta dan perusahaan sama-sama membutuhkan. Pendapatan yang akan diterima oleh peserta magang di Jepang ini juga cukup besar, yang jika dikurs rupiahkan sekitar 15-25 juta setiap bulan.

Tidak hanya itu, setelah selesai bekerja, mereka juga akan memperoleh bantuan modal usaha dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

“Tahun ini anggaran kita hanya bisa melakukan satu kali tahapan seleksi. kedepan kita ingin anggaran lebih, agar bisa melaksanakan kegiatan ini lebih dari 1 kali setiap tahunnya” tutup Sudoto.

75 total views, 1 views today

News Reporter

2 thoughts on “Mau Magang Ke Jepang Gratis, Aman, Difasilitasi? Ini Syaratnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *