Ingatkan Kepala Desa Tentang Keuangan & Aset

Bengkulu – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa terus dorong aparat desa untuk menjalankan Program Dana Desa(DD) sesuai prosedur menuju arah kemajuan pembangunan pedesaan. Yuliswani, Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Bengkulu mengatakan dalam penetapan UU nomor 6 Tahun 2014 menuntut keuangan pemerintah desa dikelola secara efektif dan efisien sesuai.

Semua itupun harus sesuai dengan asas pengelolaan keuangan desa yaitu transparan, akuntabel, partisipatif.

“Pembangunan desa harus dijalankan dengan perencanaan baik dan matang, agar kedepan menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat,” kata Yuliswani.

Yuliswani

Tak hanya dalam hal pengelolaan keuangan, menurut Yuliswani, hal yang tak kalah penting adalah penertiban aset-aset desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ali Sadikin menjelaskan bimtek pengelolaan keuangan dan aset desa bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan kemampuan perangkat desa dalam mengelola keuangan dan aset desa.

 

“Bimtek itu juga bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para perangkat desa khususnya bendahara dalam melaksanakan tugas dan fungsi membantu mengelola keuangan desa,” papar Ali.

Disisi lain, Bram Brahmana Kepala BPKP Provinsi Bengkulu mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pendampingan pelaporan keuangan desa melalui Siskeudes, yakni aplikasi pengelolaan keuangan desa.

BPKP pun memberikan aplikasi tersebut secara gratis kepada perangkat desa dan memberi pelatihan untuk menggunakannya. Dan sampai saat ini, semua itu telah berjalan dengan baik.

“Belum ada komplain dari para perangkat desa. Saat ini 1.341 desa alias seluruh desa Se Provinsi Bengkulu sudah menerapkan Siskeudes ini, terakhir desa di Enggano pada akhir desember 2017. Namun demikian, ketika perangkat desa mengalami kesulitan dalam menggunakannya, seperti belum paham tentang akun yang harus dipakai untuk membukukan suatu transaksi, mereka cukup menelepon ke call center kami atau menggunakan text di grup WA” kata Bram.

Bram (sebelah kanan) Bersama Tim BPKP Provinsi saat Ngopi Bersama

 

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *