Senator Usulkan Cap Go Meh Masuk Kalender Wisata Bengkulu

Bengkulu – Riri Damayanti, Anggota DPD RI Dapil Provinsi Bengkulu, mengharapkan Festival Cap Go Meh di Bengkulu dapat menjadi agenda tahunan agar dapat menarik wisatawan yang berkunjung ke Bengkulu.

Pasalnya, menurut Riri, festival ini menampilkan replika naga dan barongsai yang tak bisa disaksikan selain momen-momen tertentu.

BACA JUGA : 

Pesan BPP Hipmi dan Senator Untuk Kemajuan Pariwisata Bengkulu

Catat!!! Berikut Rangkaian Kegiatan Hari Jadi Kota Bengkulu Ke 299, Tahun 2018

Catat!!! Ini Calendar of Event Pariwisata Bengkulu 2018

“Di beberapa tempat, perayaan Cap Go Meh dapat menarik banyak wisatawan karena memang acara ini tidak setiap saat bisa di saksikan. Momen ini kita harapkan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian di Bengkulu,” kata Riri, Selasa (5/3/2018).

Selain mengundang banyak wisatawan, lanjut Riri, adanya festival cap go meh juga akan menambah keberagaman dan keharmonisan umat beragama yang ada di Bengkulu, serta turut melestarikan budaya, mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Dengan adanya festival budaya Tionghoa ini, pastinya akan menambah keberagaman wisata di Bengkulu. Hal inipun akan mempererat persatuan antara umat beragama yang ada di Bengkulu,” tambahnya.

Untuk diketahui perayaan Cap Go Meh merupakan kegiatan yang dilakukan umat budha setiap 15 hari setelah perayaan Imlek. Perayaan ini merupakan ajang silaturahmi dan saling memaafkan antar sesama sehingga kembali bersih dan suci.

Bengkulu sendiri memiliki banyak tempat yang biasa dilakukan untuk merayakan festival cap gomeh seperti di kawasan Tapak Paderi atau di depan Benteng Marlborough. Banyak rumah khas cina yang turut dihiasi lampion. Hanya saja tahun ini terasa kurang maksimal.

“Cap Go Meh Tahun ini tetap kami laksanakan pada sabtu malam kemarin (3/3), kendati secara sederhana, namun banyak masyarakat yang antusias mengikuti kegiatan ini,” kata Iryanka Sekretris Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Bengkulu.

Sementara itu, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO), Ketua MPR Zulkifli Hasan bersama Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara menabuh gendang sebagai tanda peresmian Karnaval Budaya Nusantara Cap Go Meh 2018 di Glodok, Jakarta Barat, Minggu (4/3).

Meriahnya Cap Go Meh Glodok, membuktikan bahwa Indonesia sebagai bangsa toleran, bukan radikal. Fatival ini juga diharapkan dapat menjadi perekat kehidupan berbangsa dan bernegara, karena ketururan Tionghoa juga merupakan bagian dari Bangsa Indonesia.

News Reporter

1 thought on “Senator Usulkan Cap Go Meh Masuk Kalender Wisata Bengkulu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *