Peringati Hari Perempuan Sedunia, KPPI Bengkulu Membaur di Rumah Sakit Jiwa

Bengkulu – Ada yang berbeda dari Peringatan Hari Perempuan Internasional yang dilakukan oleh DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Bengkulu tahun ini. Dimana puluhan anggota DPD KPPI Provinsi Bengkulu, mengunjungi RSKJ Suprapto Bengkulu untuk berbagi rezeki dengan cara membagikan makanan kepada para pasien.

Dijelaskan Leni John Latif, selaku ketua KPPI Provinsi Bengkulu, mereka sengaja mengunjungi RSKJ ini lantaran banyak pihak yang seakan memandang sebelah mata keberadaan para pasien yang mengalami gangguan jiwa ini. Padahal, mereka juga memerlukan perhatian dan suport agar dapat sembuh dan kembali berbaur dengan masyarakat.

BACA JUGA : 

RSKJ Soeprapto Bengkulu Raih Akreditasi Paripurna Bintang Lima

Jumpa Jokowi, BPD HIPMI Bengkulu Sampaikan Potensi Daerah

Rumah Tak Lagi Nyaman, Cahaya Perempuan WCC Minta Perda Perlindungan Anak Disegerakan

Setelah mengunjungi RSKJ Suprapto serta berkomunikasi dengan pengurus didapati bahwa banyak permasalahan yang muncul setelah pasien dinyatakan sembuh. Terbukti hampir 50% pasien ditolak oleh keluarga asal mereka. RSKJ pun terpaksa menampung para pasien yang sudah sembuh untuk tetap berada di RSKJ Suprapto.

“Banyak sekitar 50% seperti itu. Kadang-kadang setelah keluarga ngantar, lalu mereka tidak datang lagi. Lalu ada juga keluarga yang berganti no Hp, jadi tak bisa dihubungi lagi. Termasuk ada yang memberikan alamat palsu, sehingga kami tidak bisa mengontak mereka lagi. Mangkanya kami juga bingung mau kembalikan mereka kemana dan terpaksa mereka tetap berada di sini” kata Sawal Alam, Kasi Pelayanan Medis & Keperawatan RSKJ Suprapto.

Pasien Sembuh Harus Diberi Pelatihan Kerja

Leni John Latif, Ketua KPPI Provinsi Bengkulu

Atas dasar itulah, KPPI Bengkulu menyarankan agar dinas terkait dapat memberikan pelatihan atau pemberdayaan kepada pasien rumah sakit jiwa yang sudah dinyatakan sembuh. Mereka harus dibina, agar terampil dan bisa memberikan kontribusi. Seperti menjahit, membuat anyaman dan lain-lain bahkan jika perlu diberi modal.

Sehingga mereka bisa kembali hidup dan tidak dijadikan beban oleh keluarga dan masyarakat.

“Kita harapkan ketika mereka sembuh, mereka dilatih sehingga bisa nanti beradaptasi dengan dunia luar. Karena jika tidak ada keterampilan, banyak dari mereka yang tidak diterima lagi oleh keluarga dan masyarakat sekitar, dan akhirnya mereka kembali lagi ke sini (RSKJ), tetapi jika kita berikan bekal berupa keterampilan, namun mereka sudah bisa mandiri kedepannya” kata Leni.

Kehadiran KPPI ini sendiri disambut baik oleh seluruh pasien yang ada. Untuk diketahui, jumlah pasien di RSKJ Suprapto ini berjumlah 136 orang. Terdiri dari mereka yang mengalami gangguan jiwa berat, dan ringan. Merekapun terdiri dari berbagai latar belakang keluarga, dari yang mampu sampai dari yang tidak mampu.

22 total views, 2 views today

News Reporter

2 thoughts on “Peringati Hari Perempuan Sedunia, KPPI Bengkulu Membaur di Rumah Sakit Jiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *