Apakah PT Indo Prima Group atau PT Sahid Group, Pengelola Mess Pemda Bengkulu?

Bengkulu – Pemda Provinsi Bengkulu menggelar pertemuan dengan Investor, PT. Indo Prima Group. Tidak hanya sebatas pengelolaan bangunan, diketahui pihak investor ini juga menawarkan Pengembangan Kawasan Mess Pemda menjadi salah satu pusat perekonomian Bengkulu, dengan membangun fasilitas publik lainnya, seperti Pusat Perbelanjaan (Mall), Hotel, Rumah Sakit Internasional dan Theme Park.

Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, dari pertemuan tersebut Pemda Provinsi menyambut baik terhadap apa yang direncanakan pihak investor untuk membangun Kawasan Mess Pemda Provinsi Bengkulu menjadi salah satu sentra terpadu penggerak perekonomian masyarakat.

Terlebih pembangunan ini berada di lokasi Objek Wisata Pantai Panjang, yang secara otomatis menjadi salah satu faktor penggerak Program Wonderful Bengkulu 2020. Namun tentunya Pemprov Bengkulu juga akan menilai presentasi yang disajikan ini, yang sebelumnya juga pernah ditawarkan PT. Sahid Group.

BACA JUGA : 

Raperda Rencana Pembagunan Industri, Terus Berjalan

Petani Kentang di Bengkulu, Gelar Gala Dinner

Sambut Visit Bengkulu 2020, Rejang Lebong Matangkan “Garden Flower Festival”

“Ini akan kita komparasi, jadi belum tentu yang mana akan kita putuskan. Jadi yang paling visible dan bermanfaat dari sisi ekonomi untuk pembangunan Bengkulu itu yang mana, dan ini yang harus saya bandingkan dulu. Kita targetkan tahun ini pengelolaan pembangunan Mess Pemda tahun ini sudah berjalan,” jelas Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Direktur PT. Indo Prima Group Ramanandha Pradana menjelaskan, dari penawaran investasi yang dipaparkan pihaknya, Kawasan Mess Pemda yang memiliki luas sekitar 6 Hektar ini nantinya akan dijadikan lokasi terpadu penggerak ekonomi. Selain itu, untuk kegiatan pembangunan nantinya akan melibatkan beberapa investor lainnya yang diklaim memiliki kompetensi yang sudah teruji.

“Khusus penajaman kegiatan di Bengkulu kita akan coba untuk meng-create lahan Pemda yang 6 hektar. Ini nanti akan kami berikan leadernya kepada PT. Pikko Gruop sebagai tim pelaksana pembangunan,” terang Ramanandha Pradana.

Sebelumnya pengelolaan Mess Pemda ini dilaksanakan oleh CV. Sekotong setelah memenangkan tahapan lelang, namun lantaran ada permasalahan maka investasinya dicabut. Untuk pengelolaan aset daerah ini, Pemprov Bengkulu akan melakukan sistem penunjukan langsung, sehingga investor yang akan mengelola nantinya benar-benar bisa memberikan pemasukan PAD (Pendapatan Asli Daerah) sekaligus mengeliatkan perekonomian masyarakat.

“Pada tahun 2015 ini kan sudah dilelang, pemenangnya CV. Sekotong. Saya kira mekanisme ini diputus dulu dan bagaimana mekanisme selanjutnya. Kemudian aset ini kan harus dinilai dulu baru nanti beberapa tawaran ini akan kita putuskan setelah adanya penilaian dari tim yang telah kita siapkan,” pungkasnya.

Sumber : Mc Pemprov Bengkulu

76 total views, 2 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *