Perpres Pekerja Asing Jangan Kebiri Nasib Pekerja Lokal

JAKARTA – Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat akan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait kemudahan izin kerja bagi tenaga kerja asing (TKA) ahli. Perpres ini ditujukan untuk menyelesaikan permasalah izin kerja para TKA ahli yang selama ini dianggap berbelit-belit dan lama. Hal ini seperti disampaikan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Hanif Dhakiri.

Kendati demikian, Senator DPD RI Dapil Bengkulu, Riri Damayanti berharap, Perpres yang dikeluarkan ini dapat betul-betul menyelesaikan permasalahan tenaga kerja ahli. Karena selama ini tenaga kerja ahli yang dimiliki oleh Indonesia masih dirasa kurang.

BACA JUGA : 

Tingkatkan Produktivitas Tenaga Kerja RI, Berikut 2 Sektor Prioritas

Senator Riri Siap Suarakan Kepentingan Perawat Bengkulu

Rektor UMB: Ketika Lulus, Jangan Berfikir Jadi PNS Saja

“Kebijakan tentang kemudahan masuknya Tenaga Kerja Ahli dari Luar Indonesia sah-sah saja, selama itu memang dibutuhkan untuk memperkuat perekonomian dan industri pembangunan di Indonesia. Karena memang selama ini ada banyak keluhan bahwa Indonesia sangat kekurangan Tenaga Kerja Ahli di bidang-bidang tertentu,” kata anggota Komite III DPD RI itu.

Kebijakan ini, lanjut Riri, diharapkan dapat memancing Universitas yang ada di Indonesia untuk dapat memacu dalam mengeluarkan lulusan-lulusan terbaiknya serta adanya transfer ilmu pengetahuan dari pekerja ahli asing tersebut terhadap pekerja ahli Indonesia.

Karena, sebut Riri, jika universitas tidak mampu mengeluarkan lulusan yang berdaya saing, maka dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Indonesia akan dikepung oleh tenaga kerja asing di segala sektor.

“Antar Kementerian harus bersinergi seperti antara Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Pendidikan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi serta Kementerian terkait lainnya, harus bisa menyinkronkan program dan menyelaraskan tujuannya. Karena pembangunan SDM tidak bisa dilakukan satu Kementerian saja. Upaya pembangunan SDM yang handal ini harus segera karena ini sudah penting dan mendesak,” ucapnya.

Selanjutnya, kendati nantinya tenaga kerja asing akan dipermudah, Riri juga berharap agar pemerintah dapat mengutamakan nasib tenaga kerja pribumi. Jangan sampai pemerintah Fokus kepada tenaga kerja asing, namun justru tenaga kerja asli Indonesia justru menjadi pengangguran dan tidak mampu mengangkat perekonomian keluarganya.

“Tenaga Kerja Indonesia sangat banyak. Setiap tahun, dua sampai tiga kali universitas mewisuda mahasiswanya. Hal inilah yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah ke depan, agar jangan sampai hak-hak yang dimiliki oleh Tenaga Kerja Indonesia, dikebiri oleh kemudahan yang diberikan kepada tenaga kerja asing,” tutup sang Senator.

Untuk diketahui, Komite III DPD RI merupakan alat kelengkapan DPD RI yang bersifat tetap, yang mempunyai lingkup tugas pada pendidikan, agama, kesejahteraan sosial, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, tenaga kerja dan beberapa lingkup tugas lainnya.

1 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *