Semarakkan Bulan Bakti 2018, BKIPM Bengkulu Gelar Goes to Market

BENGKULU – Dalam rangka memeriahkan peringatan Bulan Bakti Karantina & Mutu Hasil Perikanan tahun 2018, BKIPM Bengkulu melaksanakan program Goes to Market. Pelaksanaan kegiatan ini berupa Pemeriksaan Kesegaran dan Mutu Ikan yakni pengujian Formalin secara Gratis di 2 tempat yang berbeda.

Tempat pertama di Pasar Tradisional Barukoto, dan tempat ke 2 dilaksanakan di Pasar Modern yakni Hypermart. Hasilnya, tidak ditemukan adanya ikan dan hasil laut yang mengandung formalin. Hal ini seperti dijelaskan oleh Kukuh Andias, selaku Penangung jawab kegiatan Goes to Market BKIPM Bengkulu.

BACA JUGA : 

BKIPM Bengkulu Lepasliarkan Kepiting di Hutan Bakau

Minta Pengusaha Taati Permen KP No 56 Tahun 2016

Silaturahmi Pelindo II dengan Gubernur Bengkulu

“Pelaksanaan Pengujian Formalin gratis ini disambut baik oleh seluruh pedagang yang kita jumpai hari ini. Hasilnya pun Negatif semua, dimana hal ini menunjukkan bahwa pedagang Ikan dan hasil laut di Bengkulu sudah memahami pentingnya kesegaran ikan bagi kesehatan” jelas Kukuh.

Kukuh Andias didampingi Aan Fibro Widodo, saat melakukan Pengujian Formalin Gratis.

Kedepan, pelaksanaan kegiatan pengujian formalin ini pun tidak akan dilakukan selama Bulan Bakti saja, namun juga akan terus dilakukan secara kontinu. Pelaksanaannya akan bekerjasama dengan Instansi terkait, seperti BPOM, Dinas Kelautan dan Perikanan, hingga Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu.

“Kita akan terus mengadakan komunikasi dengan Instansi terkait di Provinsi Bengkulu ini, agar pengujian formalin ini dapat dilakukan secara kontinu, dan tersebar merata di seluruh kabupaten/kota se Provinsi Bengkulu. Selain itu kita juga akan terus mengedukasi pedagang, untuk tidak menggunakan Formalin” tutup Kukuh.

Sementara itu, Irsan Divisi Manager Hypermart Bengkulu, mengakui bahwa produk-produk yang dijual seperti Ikan Salmon, Cumi, Lokan dan Udang telah melalui prosedur yang ketat. Merekapun terus menjaga kesegaran ikan dan hasil laut, agar tetap layak dijual dan layak dikonsumsi.

“Kita sudah lakukan SOP terhadap penerimaan barang, kita tidak menerima barang yang tidak memiliki sertifikat. Sehingga ikan tersebut layak untuk di konsumsi dan layak untuk dijual, dengan kriteria-kriteria yang sudah sesuai dengan SOP kita. Karena itulah, kita pastikan barang yang dijual bebas dari Formalin ataupun Boraks” kata Irsan.

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *