Kain Besurek Dipromosikan Dalam Nusantara Expo 2018

Jakarta – Ketua Dekranasda Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin Rohidin Mersyah, hadir di acara pembukaan Expo Nusantara 2018 yang berlangsung di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Kamis (19/04).

Nusantara Expo 2018, menyajikan festival kuliner dan berbagai produk unggulan seluruh tanah air, termasuk makanan tradisional Bengkulu serta kain Besurek khas Bumi Rafflesia.

BACA JUGA : 

Pelaksanaan Progres KEK Pulau Baai, On The Track

Pembangunan Kereta Api Muara Enim – Pulau Baai Bengkulu, Dicoret Presiden

BPS Provinsi Bengkulu Gelar Koordinasi & Sosialisasi Penyusunan Disagregasi PMTB 2018

Pada kesempatan ini, koleksi Besurek dari Musium Bengkulu cukup menarik perhatian pengunjung. Motif kaligrafinya yang unik memiliki daya tarik tersendiri.

“Ini produk kami, kain Besurek Bengkulu,” ujar Ketua Dekranasda Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin, selepas menjelaskan motif kain Besurek pada pengunjung yang memedati stand pameran.

Menurut salah satu pengunjung Nusantara Expo 2018, motif besurek terlihat memiliki daya magis, “saya tertarik, satu sisi terlihat seperti lukisan kaligrafi arab,” ujar Hamdi yang mengaku dari daerah Tapal Kuda Jawa Timur tersebut.

Acara Nusantara Expo 2018 ini, digelar dalam rangka merayakan HUT TMII ke 43. Sebagaimana diketahui, TMII yang memiliki replika rumah adat tradisional dari seluruh Tanah Air ini, juga dimeriahkan dengan pagelaran seni budaya tradisi di anjungan daerah masing-masing. Untuk Anjungan Provinsi Bengkulu, tanggal 22 April 2018, bakal menggelar pentas kolaborasi musik dhol. Pada kesempatan yang sama, setiap daerah bakal menggelar penampilan yang menggambarkan seni budaya dan tradisi masing-masing.

Pada waktu yang bersamaan, di acara pembukaan Nusantara Expo, juga dilakukan penandatanganan MoU tentang penyenggaraan kearsipan antara Sekretaris Utama Arsip Nasional RI dengan Direktur Umum TMII.

Expo Nusantara 2018 ditutup dengan acara Gita Natya Nusantara, persembahan tari tradisional dari berbagai daerah Indonesia, seperti tari Ma’ Bindu dari Sulawesi Selatan, tari Tandak Sambas dari Kalimantan Barat, tari Tudung dari Jambi dan beberapa penampilan tari tradisional lainnya.

Sumber: Mc Pemprov Bengkulu

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *