Senator Riri: Perjuangan Kartini Zaman Now Lewat Politik

BENGKULU – Banyak pandangan lahir dalam memaknai peringatan Hari Kartini. Dimana kaum Kartini zaman now tidak lagi berjuang seperti dulu.

Bila Kartini masa lalu harus mengikuti adat istiadat dan tradisi, berjuang melalui surat, serta dibatasi memiliki akses untuk informasi dan ilmu pengetahuan, maka zaman now sebaliknya, Kartini harus bisa menempatkan diri termasuk memilah derasnya arus informasi yang ada demi melindungi diri, keluarga dan anak-anaknya.

BACA JUGA : 

Senator Riri: Ekonomi Kreatif di Bengkulu Perlu Sentuhan Pemuda

Senator Riri: Munculkan Perpustakaan “Kekinian” Hingga Pelosok Daerah

Kartini Indonesia Padati Kawasan Monas, Jakarta

Kartini sekarang pun berbeda perjuangannya, seperti terjun ke dunia politik. Karena hanya melalui dunia politik, banyak kepentingan-kepentingan kaum perempuan dan anak-anak dapat diperjuangkan.

Hal itu seperti disampaikan oleh Senator, Riri Damayanti, putri politisi senior Bengkulu, Leni Haryati John Latief.

“Politik itu tidak identik dengan laki-laki. Politik juga tidak mesti kasar, beringas, hingga temperamental. Kita harus melihat dari sudut pandang yang lain, kepentingan anak-anak, kepentingan kesehatan perempuan, reproduksi, kesejahteraan hingga politik keluarga. Yang mungkin terlewat untuk terfikirkan oleh kaum laki-laki. Suara kita (perempuan) lah yang harus memunculkan gebrakan dibidang tersebut,” kata Riri.

Karena itulah, Riri pun mengajak Kartini zaman now harus rajin mengikuti diskusi politik, memahami politik, dan tidak acuh terhadap politik. Termasuk harapan Riri agar partai politik di Bengkulu yang betul-betul merepresentasikan perempuan sebagai bakal caleg 2019.

Pilih Walikota Pro Perempuan dan Anak

Khusus menghadapi Pemilihan Walikota (Pilwakot) Bengkulu 2018 ini, Riri pun berharap agar para pemilih muda yaitu Kartini zaman now, untuk memilih pemimpin yang bisa mengayomi dan memiliki kepedulian terhadap perempuan dan anak.

Karena, menurut dia, tidak bisa dipungkiri, dalam beberapa tahun terakhir, banyak kasus yang berujung pada kematian dengan korban perempuan dan anak-anak.

“Kartini zaman now adalah penentu karena punya suara. Manfaatkan suara itu untuk mendapatkan pemimpin yang memiliki integritas dan kompetensi termasuk dibidang perempuan dan anak. Semua itu demi mendorong terjadinya perubahan-perubahan dalam pemerintahan yang lebih berkeadilan terhadap hak perempuan dan anak” tutup Riri.

41 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *