Benarkah Bengkulu, Berpotensi Jadi Pemasok Daging Nasional?

BENGKULU – Direktur Jendral Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT) Samsul Widodo menjelaskan bahwa Provinsi Bengkulu memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan hewan ternak.

Mewakili Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, Samsul Widodo menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan kajian – kajian guna mempercepat pembangunan desa disamping dengan adanya kerjasama antara pemerintah pusat, kementerian lembaga lain, termasuk dengan Provinsi dan Kabupaten.

“Harapannya kita bisa mengembangkan ternak karena sebenarnya potensinya cukup besar lahannya cukup besar untuk peternakan dan pakannya juga ada,” jelas Dirjen PDT Samsul Widodo.

BACA JUGA : 

Alasan Gubernur Sebut Bengkulu Mampu Jadi Beranda Ekonomi Sumatera

2018 Format Baru Pencairan DD & ADD, Kepala Desa Wajib Baca

Berikut Alasan Kenapa BNI Dipilih Kementrian Desa Wujudkan Smart Office

Dirjen PDT Samsul Widodo juga mengungkapkan harapan dana desa dapat naik 85 Triliun tahun depan, hingga jika dirata – ratakan per desa akan mendapat 1,2 sampai 1,3 Miliar. Ia mengingatkan dana yang cukup besar tersebut harus harus dikelola sesuai dengan administrasi pengelolaan hingga tidak menjadi masalah dikemudian hari.

“Meningkatkan kualitas pemanfaatan dana desa, harapna kita dengan pelatihan – pelatihan yang intensif, saat ini kami juga berkerasama dengan kementerian dalam negeri untuk melatih kepala desa,” terang Samsul Widodo.

Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto mengharapkan Kementerian Desa, PDTT dapat membantu dalam meningkatkan kapasitas petani, baik dalam prosesing maupun pemasaran. Selama ini pemasaran produk seperti kopi masih melewati Lampung dan Sumatera Selatan, belum memanfaatkan Pelabuhan Pulau Baai.

“Mudah – mudahan dengan bantuan terkait dengan prosesing maupun pemasaran itu bisa meningkatkan kesejahteraan masarakat yang ada di pedesaan,” jelas Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto.

Terkait dana desa, ia sendiri mengaku perihatin banyak kepala desa karena kekurangan pemahaman dalam pertanggung jawaban keuangan, hingga harus berhadapan dengan persoalan hukum.

Pemerintah Provinsi sendiri mempunyai komitmen melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk memberikan pembinaan yang lebih intensif kepada desa dalam rangka untuk menghindari kemungkinanan salah penggunaan dari dana desa tersebut.

“Kita menginginkan program yang didanai dana desa ini, betul – betul bisa memberikan manfaat besar kepada masyarakat yang ada di desa,” jelas Gotri Suyanto.

Pada Ramah Tamah dan Makan Malam Bersama ini dihadiri berbagai unsur terkait baik dari Kementerian Desa PDTT dan OPD Provinsi Bengkulu.

Sumber: Mc Pemprov Bengkulu

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *