Bengkulu Harus Siap Hadapi MEA

BENGKULU – Provinsi Bengkulu harus siap dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Selain itu, Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto juga mengakui bahwa peningkatan SDM masyarakat di wilayah pedesaan sangat penting, untuk menghadapai Masyarakat Ekonomi ASEAN tersebut.

Hal ini disampaikan saat membuka sekaligus menjadi keynote speaker Seminar Nasional dan Workshop dengan tema Village Building For ASEAN Community, Kamis (9/8) yang digelar di Universitas Hazairin (Unihaz).

BACA JUGA : 

Ke Eropa, HIPMI Bengkulu Promosikan Visit 2020 Wonderful Bengkulu

Laporan Keuangan Triwulan II 2018 Bank BRI, Laba Bersih Tembus Rp. 14,9 T

Pemprov Akan Peringati HUT RI di Benteng Peninggalan Inggris

Seminar yang diselenggarakan dalam rangkat HUT ASEAN ke 51 ini digagas oleh Kementerian Luar Negeri dalam hal ini Ditjen Kerja Sama ASEAN. Hadir dalam seminar ini Sekretaris Ditjen Kerjasama Asean Vedi Kurnia Buana, Direktur Pengembangan Usaha Ekonomi Desa (PUED) Kemendes Nugroho Setijo Nagoro.

Harapannya adalah bagaimana memberdayakan desa serta menguatkan SDM desa sehingga mampu bersaing di tingkat ASEAN. Pengutan desa sendiri searah dengan Nawacita Presiden terkait dengan membangun dari pinggiran.

“Kedepan mungkin tenaga kerja dari ASEAN itu masuk ke Indonesia, kalau kita tidak mempersiapkan diri, kita pasti akan ketinggalan,” jelas Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto.

Penguatan desa sendiri tidak bisa dilakukan oleh masyarakat sendirian perlu ada campur tangan dari pemerintah daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Untuk memberdayakan masyarakat desa sehingga dapat mandiri dan meningkatkan produktifitasnya dalam bersaing dengan masyarakat ASEAN.

“Bisa dalam program kegiatan, bisa berupa bantuan dana dan sebagianya sesuai dengan kewenangan masing – masing,” jelas Gotri Suyanto.

Rektor Unihaz Hazairin Yulfiperius pada kesempatan ini mengungkapkan siap berkerjasama bersama Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Desa PDTT dalam rangka meningkatkan SDM anak bangsa serta dalam rangka membangun Provinsi Bengkulu.

“Saya yakin dan percaya dengan judul seminar Village Building For ASEAN Community ini banyak yang dapat kita diskusikan dan dan dapat kita terapkan,” jelas Rektor Unihaz Hazairin Yulfiperius.

Sumber: Mc Pemprov Bengkulu

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *