Ke Eropa, HIPMI Bengkulu Promosikan Visit 2020 Wonderful Bengkulu

PARIS – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) berharap investasi Prancis di Indonesia semakin digenjot ke depan. Pasalnya, meski hubungan diplomatik Indonesia dan Prancis telah 60 negara berjalan, investasi negara Napoleon itu belum cukup signifikan di Indonesia.

Bahlil Ketua Umum HIPMI mengatakan, realisasi investasi Prancis dari tahun 2013 hingga 2018 mencapai 1317 proyek atau senilai US$ 800.223.000. Nilai ini masih jauh dari investasi 10 besar investor yang masuk ke Indonesia.

Menurut Hipmi, potensi investor Prancis ke Indonesia sangat terbuka lebar mengingat semakin kondusifnya regulasi investasi di Tanah Air. “Kemudahan berusaha di Tanah Air semakin membaik. Peringkatnya naik terus. Tentu ini yang perlu kita sebagai pengusaha dan calon mitra perlu komunikasikan ke calon-calon investor Prancis,” imbuh Bahlil.

BACA JUGA : 

Yuan Ajak Kader Terbaik HIPMI Bangun Bengkulu Lewat Legislatif

Pesan BPP Hipmi dan Senator Untuk Kemajuan Pariwisata Bengkulu

Senator Riri Yakin Industri Kreatif Semakin Berkembang di Bengkulu

Bawa 60 Pengusaha Se Indonesia

Sebagaimana diberitakan, sebanyak enam puluh (60) pengusaha muda diboyong Bahlil Lahadalia ke sejumlah negara di Eropa 2-13 Agustus. Di Eropa, Hipmi menjajaki peluang bisnis serta meningkatkan hubungan dagang business to business (B to B) dengan pengusaha lokal.

Bahlil telah melakukan pertemuan dengan tiga atase perdagangan Indonesia di Prancis, Spanyol dan Italia serta Duta Besar Indonesia untuk Rusia di Moskow.

Paparan HIMPI dalam Kegiatan “Hipmi-Europe Trade Mission 2018″

Pihaknya memboyong sebanyak 60 pengusaha muda dari 34 Badan Pengurus Daerah se-Indonesia untuk berkunjung ke sejumlah negara di Eropa antara lain, Italia, Belanda, Belgia, Swiss dan Prancis. Kunjungan dagang ini bertajuk “Hipmi-Europe Trade Mission 2018″.

Termasuk Yuan De Gama, Ketua BPD Hipmi Provinsi Bengkulu yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Menurut Yuan, selain mengajak Investor untuk menanamkan modalnya di Bengkulu, iapun mengajak masyarakat Eropa, untuk mengunjungi Bengkulu.

Hal ini juga untuk menyukseskan kebijakan pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mewujudkan Wonderful Bengkulu, Visit 2020.

“Saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini untuk mempromosikan Provinsi Bengkulu. Apalagi membuka peluang kerjasama dengan calon Investor. Tak kalah penting, Saya juga mengajak masyarakat Eropa yang saya jumpai, untuk berkunjung ke Bengkulu” kata Yuan.

58 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *