Perusahaan Fintech Telah Salurkan Lebih dari Rp. 20,8 M Untuk UMKM Bengkulu

BENGKULU – Hingga saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencatat sebanyak 63 perusahaan fintech yang telah resmi terdaftar hingga Juni 2018. Para perusahaan yang telah memiliki izin inipun dapat dilihat dan diketahui masyarakat di halaman website resmi OJK.

“Dari ratusan perusahaan yang mengajukan, baru 63 perusahaan saja yang izinya sudah keluar, sedangkan yang lain kemungkinan sedang dalam proses,” terang Yan Syafri, Kepala OJK Bengkulu.

Dari 63 perusahaan Fintech berizin itu, total penyaluran dana peer to peer sudah mencapai Rp 7.64 triliun dan telah disalurkan kepada 1.09 juta akun peminjam. Bahkan terhitung pada bulan Mei 2018 lalu, ada Rp 20.8 miliar dana yang telah disalurkan khusus kepada peminjam UMKM dari Provinsi Bengkulu.

“Hal ini bagus bagi perkembangan pertumbuhan kredit dan kemajuan UMKM di Bengkulu, namun juga berisiko tinggi, karena antara perusahaan Fintech dan peminjam tidak bertemu secara langsung” jelas Yan.

Akan tetapi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu juga mengimbau kepada masyarakat Bengkulu untuk berhati-hati terhadap penawaran kegiatan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi atau Fintech ini, karena kendati positif, tentu bisa saja dimanfaatkan oknum tertentu untuk menipu korbannya.

“Hati-hati kepda masyarakat atau UMKM dalam memilih perusahaan Fintech, apalagi bagi perusahaan yang belum terdaftar di OJK,” kata Yan Syafri saat ditemui tim redaksi di ruang kerjanya.

48 total views, 2 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *