Produk dari 43 Desa, Ditampilkan Dalam Bazar Kukerta Unihaz

BENGKULU – Banyak cara yang dilakukan untuk mengangkat produk-produk dari desa untuk tampil dan bersaing melawan produk-produk ternama. Seperti yang dilakukan olehUniversitas Hazairin yang memamerkan produk-produk dari 43 desa dalam acara Bazar Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Periode 29 yang dilaksanakan di Bencoolen Indah Mall (BIM).

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti pun membuka langsung kegiatan Bazar ini. Dimana produk yang ditampilkan adalah olahan – olahan kuliner dari desa tempat Kukerta Unihaz dilaksanakan.

Pada kesemptan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Unihaz termasuk keberhasilannya melakukan inovasi pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kuliah kerja nyata (Kukerta), Unihaz mengangkat produk – produk unggulan di masing – masing desa dalam rangka mendorong one village one product.

“Jadi bukan hanya datang ke desa, tetapi betul – betul menggali potensi yang ada di desa, diangkat dan dikembangkan menjadi produk unggulan di masing – masing desa yang mereka kunjungi,” jelas Sekdaprov Bengkulu Nopian Andusti sempat mengunjungi stand – stand yang ada di bazar Kukerta ini.

Nopian Andusti melihat, ini merupakan suatu inovasi dengan memanfaatkan produk – produk yang sebenarnya tidak memiliki nilai ekonomis, seperti kulit pisang, sayur – sayuran, yang diubah menjadi sesuatu yang lebih bernilai.

“Kita harapkan kreatifitas seperti ini dapat diikuti oleh kita semua, oleh perguruan tinggi di Provinsi Bengkulu dan nanti dinas dan instansi yang ada di Provinsi Bengkulu dapat mengembangkan, menjadi produk unggulan Provinsi Bengkulu.

Rektor Universitas Hazairin Yulfiperius menjelaskan dilaksanakannya Bazar Kukerta Universitas Hazairin ini agar masyarakat Bengkulu dapat mengenal bahwa Bengkulu ini kaya dengan kuliner, berdasarkan kearifan lokal yang harus diangkat dan perkenalkan.

Ia juga menambahakan produk – produk ini akan dinilai dan diseleksi untuk dipatenkan, sehingga kedepan Provinsi Bengkulu memiliki paten tentang kuliner – kuliner. Setiap tahun produk yang dibuat oleh mahasiswa Unihaz akan dipatenkan sebagai ciri khas dari Provinsi Bengkulu.

“Sumbangsih kami sebagai perguruan tinggi didalam pembangunan Provinsi bengkulu khususnya dan Indonesia pada umumnya oleh pendidikan tinggi adalah melalui pengabdian seperti yang kami lakukan ini,” jelas Yulfiperius.

Bazar Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Hazairin ini juga dihadiri oleh Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) M. Andri Wahyu Sudrajat, Kepala Dinas Perindag Provinsi Bengkulu Lierwan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu Muslih Z. serta tamu kehormatan lainnya.

Sumber: Mc Pemprov Bengkulu

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *