Semeter I 2018, BNI Hapus Buku Kredit Bermasalah Mencapai Rp 4,2 T

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) akan melakukan hapus buku (write off) atas kredit yang bermasalah. Tujuannya untuk menekan rasio kredit (non performing loan).

Direktur BNI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, awal tahun hingga Juni 2018 pihaknya sudah melakukan write off sebesar Rp 4,2 triliun. Angka itu akan terus meningkat hingga akhir tahun.

“Tahun lalu write off kami Rp 8 triliun. Kita usahakan tidak sampai segitu,” tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Anggoro mengatakan total write off BNI tahun ini diperkirakan di bawah Rp 7 triliun. Targetnya untuk menahan laju NPL.

BNI yakin NPL tahun ini bisa ditahan di level 2%. Hingga Juni 2018 NPL BNI berada di kisaran 2,1%.

BNi sendiri telah mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 457,81 triliun sepanjang semester I 2018. Kredit ini tumbuh 11,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tahun lalu, kredit BNI sepanjang semester I sebesar Rp 412,18 triliun.

Sumber: detikcom

31 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *