BPJS Bengkulu Resmi Terapkan Rujukan Online Per 1 September

Bengkulu – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kini telah mewajibkan seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk menggunakan sistem Rujukan Online terhitung mulai 1 September 2018. Penggunaan sistem ini dilakukan demi membuat proses rujukan oleh peserta lebih cepat dan bisa didata dengan tepat waktu.

Dijelaskan Rizki Lestari, selaku Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bengkulu, banyak manfaat yang akan didapatkan oleh peserta maupun fasilitas kesehatan yang ada di Bengkulu atas pemberlakukan kebijakan baru ini. Seperti mengurangi antrean dalam pelayanan kesehatan, mengurangi kertas (paperless), hingga kepastian peserta mendapatkan tempat rujukan karena tidak di “pimpong” oleh Rumah Sakit.

“Kalau manual, terkadang masyarakat dirujuk ke rumah sakit A oleh FKTP, tapi ternyata penuh, lalu di oper ke Rumah sakit B, bahkan bisa jadi malah ke rumah sakit C. Nah, dengan online ini, kejadian “pimpong” seperti ini tidak terjadi lagi” kata Rizki saat media ghatering, Senin 3 September 2018.

Awalnya Sistem rujukan online ini telah diuji coba dari 15 Agustus 2018 lalu, namun resmi diterapkan per 1 September diseluruh Indonesia. Khusus untuk Bengkulu, 22 Rumah Sakit dan 1 Klinik Utama sudah ikut serta dalam Rujukan Online ini. Dengan Rincian 6 Rumah sakit di Cabang Curup, 16 Rumah sakit dan 1 Klinik Utama di Cabang Bengkulu.

Media Gathering Untuk Bangun Sinergi dengan Media Lokal

Media Gathering yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan Bengkulu ini digelar di kawasan Wahana Surya, Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan ini sengaja dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi antara BJPS Kesehatan dengan awak media. Karena medialah yang menjadi corong pemberi informasi yang benar mengenai pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Team Wartawan dalam Media Gathering BPJS Kesehatan Bengkulu

“Beberapa waktu lalu banyak tersebar informasi negatif dan hoax tentang BPJS Kesehatan. Hirukpikuk itu terjadi hampir di seluruh Kantor Cabang di Indonesia, Alhamdulilah, simpang siur itu tidak terjadi di Bengkulu karena media selalu konfirmasi dan kami (BPJS Kesehatan) diberi space untuk klarifikasi, tepuk tangan dulu dong,” ujar Rizki disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

51 total views, 2 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *