Helmi – Dedy Diminta Percepat Pembangunan di Kota Bengkulu

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu akhirnya secara resmi melantik Pasangan Walikota dan Wakil walikota Bengkulu terpilih, Helmi Hasan – Dedi Wahyudi. Hal ini sudah berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 131.17-6102 Tahun 2018, dan 131.17-6103 Tahun 2018 yang menetapkan Helmi Hasan dan Dedy Wahyudi sebagai Walikota terpilih.

Penetapan pasangan terpilih ini juga sudah tertuang dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Bengkulu nomor 250/HK.03.2-Kpt/1771/KPU-Kot/VII/2018 tertanggal 26 Juli 2018.

Helmi Hasan dan Dedy Wahyudi pun resmi menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu periode 2018-2023.

Pelaksana tugas Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dalam sambutannya mengatakan, akselerasi dan komunikasi citra pembangunan Kota Bengkulu menjadi penting untuk dilakukan. Menurutnya, Kota Bengkulu merupakan beranda Provinsi Bengkulu yang diproyeksikan sebagai beranda ekonomi Sumatera.

“Mengangkat ekonomi Bengkulu ini kita lakukan dengan membuka konektivitas darat laut dan udara. Bandara Fatmawati, Pelabuhan Pulau Baai semuanya ada di Kota Bengkulu dan progres pengembangannya terus berjalan,” papar Rohidin di Gedung Serba Guna Pemprov Bengkulu, Senin (24-09-2018).

Selain pengembangan pelabuhan laut dan udara, Rohidin juga sebut pembangunan kampung nelayan sejahtera Kota Bengkulu. Kawasan tersebut telah miliki lahan dengan status jelas. Untuk itu, dirinya berharap Pemkot memantau proses sertifikat lahan penduduk wilayah tersebut.

“Selesai sudah kompetisi Pilkada, tidak ada lagi tim sukses ataupun pengusung dan pendukung. Pak Helmi dan Dedy merupakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita semua, seluruh warga masyarakat Bengkulu,” tegas Rohidin dalam rilisnya yang disampaikan oleh Media Center.

Usai prosesi pelantikan, Helmi Hasan yang merupakan Wali Kota Bengkulu untuk periode kedua kalinya mengatakan siap membangun sinergi dengan pemprov dan Pemerintah pusat.

“Sebenarnya kami sebelum pelantikan sudah berkomunikasi dengan Plt gubernur. Banyak hal kita bicarakan setelah subuh tadi. Seperti pengembangan Pantai Panjang, kampung nelayan hingga kas Bank Bengkulu,” kata Helmi.

Dirinya juga menyatakan siap melanjutkan program-program pada periode sebelumnya. Dijelaskan Helmi, slogan ‘APBD untuk rakyat’ terfokus pada kebijakan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik itu melalui pembangunan fisik maupun pemberdayaan ekonomi.

“Kita percaya, rancangan pembangunan oleh Pemprov Bengkulu bukanlah untuk kepentingan pribadi Pak Rohidin, tetapi untuk kemajuan Bengkulu dan kesejahteraan masyarakat. Kemudian, APBD untuk rakyat itu, program-programnya akan kita lanjutkan,” tutur pria kelahiran 29 November 1979 itu.

52 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *