Bengkulu Diminta Segera Ajukan Data Petani ke Dirjen Perkebunan

Bengkulu – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian, sudah melaunching dan mendistribusikan 10 Juta Benih Perkebunan untuk Petani Indonesia, secara simbolis pada Senin (24/9) lalu di Sukabumi. Program ini akan terus berjalan sampai desember 2018 ini atau sampai 10 juta benih itu dibagikan kepada petani.

Bengkulu pun diminta untuk segera mengajukan permintaan benih perkebunan berkualitas ini yang dikoordinir oleh Dinas Perkebunan. Dinas Perkebunan inilah yang harus mengajukan permohonan kepada kantor Kementrian Perkebunan melalui Dirjen Perkebunan. Dengan menyertai beberapa kelompok tani yang akan menerima program ini.

“Saya berharap pemerintah daerah secepatnya lah mengajukan permintaan ini, sebelum kuotanya habis atau nanti kebagian sisanya. Semakin cepat akan semakin bagus” kata Budi Darmawansyah Dirut PD Bimex usai acara Launching di Sukabumi.

PD Bimex Akan Bina Petani Kopi Bengkulu

Budi Darmawansyah (kanan) bersama Pengurus Dekopi Selepas acara berlangsung.

Posisi PD Bimex nanti adalah melakukan pembinaan kepada para petani. Bimex pun akan menjadi penghubung antara petani dan eksportir dengan mengambil kopi-kopi di kelompok tani atau di koperasi. Sekaligus untuk memasarkan dan mempromosikan Kopi Bengkulu keluar daerah.

“Posisi Bimex nanti adalah melakukan pembinaan atau pengambilan kopi-kopi di kelompok tani atau di koperasi, sekaligus untuk memasarkan kopi bengkulu keluar daerah, gitu aja” sebut Budi.

Bibit yang nantinya akan diterima adalah bibit unggul yang sudah diuji oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian. Hal ini juga sejalan untuk mendukung kebangkitan rempah Indonesia.

Selain pemberian benih perkebunan, akan dilaksanakan pula bimbingan teknis mengenai stek berakar kopi robusta, sambung pucuk kopi robusta, pengolahan kopi dan kakao, hingga tanaman lada, cengkeh, pala, kelapa dan tebu.

64 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *