Jika Sektor Pertanian Baik, Masalah Kemiskinan di Bengkulu Akan Terentaskan

Bengkulu – Selasa (2/10) pagi, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu menggelar seminar dan sosialisasi hasil Praktik Kerja Lapangan (PKL) Mahasiswa Politeknik Statistika STIS Angkatan 57 Tahun Akademik 2017/2018.

Dijelaskan Deputi Bidang Statistik Sosial BPS RI, Margo Yuwono, pihaknya sangat berterima kasih atas sambutan yang telah diberikan kepada para mahasiswa yang telah melakukan PKL sejak bulan Februari hingga Maret lalu sehingga PKL telah berjalan dengan baik dan lancar.

Para mahasiswa yang dibantu para dosen inipun berhasil merangkum apa yang telah mereka kerjakan, kendati membutuhkan waktu lebih kurang selama 7 bulan sampai proses pemaparan. Hasil inipun tertuang dalam judul “Kajian Kemiskinan dari Perspektif Pengeluaran dan Perilaku Menabung Serta Determinannya di Provinsi Bengkulu”.

“Kami dari BPS RI sangat berterima kasih atas penyambutan dan kerjasama yang baik dengan pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Mudah-mudahan apa yang telah dihasilkan ini bisa berguna dan membantu Pemda melakukan tindak lanjut berupa program-program pembangunan” kata Margo Yuwono.

Pemerintah Provinsi Bengkulu pun sangat mengapresiasi hasil yang telah dikeluarkan oleh mahasiswa STIS ini. Seperti disampaikan Sekda Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti, SE, MT. Bahkan Sekda pun berpesan kepada Kepala Daerah dan OPD terkait di masing-masing kabupaten, dapat menjadikan Kajian Kemiskinan dari Perspektif Pengeluaran dan Perilaku Menabung Serta Determinannya di Provinsi Bengkulu, hasil karya mahasiswa STIS ini sebagai dasar atau pedoman untuk ditindak lajuti.

Foto Bersama Para Mahasiswa Usai Seminar

“Terima kasih telah memilih Bengkulu sebagai locus penelitian (PKL) yang dilakukan oleh STIS. Mudah-mudahan data yang disampaikan ini dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menentukan program dan kebijakan untuk mengentaskan kemiskinan di Provinsi Bengkulu,” katanya.

“Silahkan jika data yang ada ini untuk dipertajam oleh masing-masing daerah. Agar betul-betul optimal,” tutup Sekda.

Berikut Saran Hasil Penelitian oleh Mahasiswa STIS:

  1. Pemerintah daerah harus menjamin ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan
  2. Membuat program untuk “mengikat” putra-putri yang berpotensi, salah satu caranya adalah dengan memberikan beasiswa bagi mereka, sehingga setelah selesai pendidikan di manapun mereka akan kembali ke Bengkulu untuk turut serta membangun Bengkulu
  3. Perbaikan sektor pertanian harus menjadi prioritas Pemerintah Daerah dalam mengentaskan kemiskinan
  4. Membuka lapangan kerja bagi sektor modern, dengan menggali potensi daerah, seperti industri pariwisata, ekonomi kreatif dan sebagainya, merupakan kunci utama untuk mengentaskan kemiskinan
  5. Program keluarga berencana perlu pula kembali digerakkan
News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *