PD Bimex Segera Berganti Menjadi Perseroan Terbatas (PT)

Bengkulu – Guna menyelaraskan dengan PP No 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, serta meningkatkan bargaining BUMD Bimex, Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana akan meningkatkan status dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT). Hal ini seperti dijelaskan oleh Anzori Tawakal, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu.

Peningkatan PD Bimex menjadi PT Bimex inipun akan dibuatkan perda khusus yang tengah disusun oleh Pihak Eksekutif dalam hal ini Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu.

“Semua ini guna membesarkan BUMD yang ada. Kita ingin, 3 BUMD yang ada di Bengkulu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Bengkulu. Termasuk peningkatan status BUMD Bimex dari PD menjadi PT,” kata Anzori.

Hal inipun disambut baik oleh Ketua Dewan Pengawas PD Bimex, Edi Waluyo. Menurut Edi, saat ini PD Bimex terus berupaya memperbaiki diri untuk bisa memberikan sumbangsih PAD bagi daerah. Bahkan Direksi PD Bimex saat ini telah memberikan kontribusi nyata yakni pelunasan hutang-hutang PD Bimex dari periode sebelumnya.

“Alhamduliah, sedikit demi sedikit hutang-hutang peninggalan masa lalu telah dibayar oleh Direksi yang ada saat ini. Kerjasama dengan Invetor pun telah kami lakukan seperti bekerjasama dengan Semen Padang hingga Pelindo II. Dengan peningkatan status ini, kami optimis Bimex dapat semakin mempunyai daya tawar yang bagus terhadap para calon-calon mitra,” ujar Edi Waluyo.

PD Bimex Bekerjasama dengan BPKP Provinsi Bengkulu

Keseriusan dalam membangun PD Bimex pun juga disampaikan oleh Direktur PD Bimex, Budi Darmawansyah. Bahkan menurut Budi, pihaknya telah bekerjasama dengan BPKP guna meningkatkan urusan transparansi keuangan PD Bimex yang selama ini menjadi sorotan banyak pihak dengan peninggalan hutang masa lalu.

“Kita ingin serius membenahi PD Bimex. Bahkan kami rutin meminta audit dari BPKP Provinsi Bengkulu. Harapan kami pemerintah juga mendukung keseriusan kami membangun PD Bimex termasuk segera dengan merealisasikan kucuran dana sebesar Rp. 550 juta dalam bentuk penyertaan modal yang sesuai dengan Perda No 6 tahun 1986,” ujar Budi saat digelar Uji Publik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kamis (11/10).

109 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *