Senator Riri Minta Isu SARA Jangan Dijadikan Alat Dalam Kampanye

Jakarta – Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 sudah semakin dekat tinggal menyisakan beberapa bulan lagi. Semua pihak pun tengah mempersiapkan kewaspadaan nasional dalam rangka mempersiapkan penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Senator muda Indonesia, Hj Riri Damayanti John Latief mengungkapkan, ada beberapa kerawanan dalam Pemilu 2019 ini. Yang kasat mata, kata dia, beredarnya informasi tidak benar atau hoaks dan isu perbedaan kesukuan, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

“Semua pihak harus ikut menjaga agar tidak terjadi benturan baik sesudah maupun sebelum Pemilu. Kadang-kadang mirisnya kandidat yang ikut menjadi pelaku. Kalau cukup bukti ada yang menyebar berita bohong, penyelenggara harus bersikap tegas,” kata Senator Riri kepada jurnalis, Rabu (28/11/2018).

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu mengimbau kepada warga masyarakat dapat menyaring informasi dengan benar sebelum dicerna. Menurutnya, warga masyarakat, media dan aparat keamanan dapat berperan serta membantu penyelenggara Pemilu untuk menciptakan Pemilu yang berintegritas dan bermatabat.

“Kalau sekiranya ada informasi bohong atau yang bakal menimbulkan perpecahan, telaah dulu dengan seksama, jangan langsung disebarkan. Memang pasti ada kandidat yang saking semangatnya kadang lupa aturan. Kalau ada menemukan, laporkan,” tegas Senator Riri.

Ketua Bidang Tenaga Kerja, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga BPD HIPMI Provinsi Bengkulu, potensi kerawanan lainnya terletak pada kemungkinan adanya warga yang tidak memiliki hak pilih atau warga yang melakukan pemilihan tidak pada tempat domisilinya.

“Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi. Sudah ada langkah antisipasi dengan gerakan melindungi hak pilih kemarin, tapi bukan berarti data pemilih ini tidak perlu lagi kita cermati. Pencermatan tetap penting agar potensi kecurangan tidak terjadi,” ungkap Senator Riri.

Anggota Kaukus Perempuan Parlemen RI ini memberikan apresiasi kepada KPU RI yang tetap memegang komitmen mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang.

“Tantangan ke depan yang cukup berat adalah bagaimana memastikan logistik Pemilu telah tersedia dan bisa didistribusikan dengan baik, khususnya ke kawasan-kawasan terpencil. Kayak di Bengkulu ada yang ke TPS harus jalan kaki dulu berkilo-kilo. Mudah-mudahan KPU sudah mengantisipasi hal-hal semacam ini,” demikian Senator Riri.

2,012 total views, 122 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *