BLK Diminta Percepat Tenaga Kerja (SDM) Berkualitas

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus membahas rencana program peningkatan kapasitas SDM masyarakat Bengkulu, khususnya di OPD Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Bengkulu 2019 yang disinergikan dengan program Kementerian Ketenagakerjaan dan Disnakertrans Kabupaten-Kota Se-Provinsi Bengkulu.

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri mengatakan, program strategi ketenagakerjaan di Provinsi Bengkulu diharapkan bisa mendorong dan meningkatkan kualitas SDM yang siap kerja dan bersaing di era globalisasi ini serta bermitra dengan pihak terkait dalam menciptakan lapangan kerja, sehingga bermuara pada upaya menekan angka kemiskinan dan ketertinggalan.

“Jadi ada kolerasinya antara tenaga kerja kita dengan tingkat kemiskinan. Oleh karena itu ini perlu kita tingkatkan profesional dan kemampuannya, sehingga bisa memberikan kesempatan dalam mendapatkan pekerjaan dan upah yang lebih layak,” ungkap Hamka Sabri usai membuka Rakor Ketenagakerjaan.

Lanjut Hamka, meningkatkan kemampuan dan profesionalitas tenaga kerja ini, Pemda Provinsi Bengkulu melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), telah melakukan berbagai upaya, seperti program peningkatan kesempatan kerja, peningkatan produktifitas bagi pencari kerja dengan target 10 ribu tenaga kerja terampil atau siap pakai dengan menyiapkan program pemagangan, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Selain itu, juga mengadakan program mempersiapkan para interpreneur atau pelaku usaha baru bekerjasama dengan beberapa OPD dan pihak terkait lainnya.

“Kita berharap kepada pemerintah pusat dapat memberikan dukungan melalui pelatihan berbasis kompetensi, peningkatan status BLK di Bengkulu serta optimalisasi program magang dalam dan luar negeri,” pungkasnya dalam rilis Media Center Provinsi Bengkulu.

Menurut Direktur Bina Pemagangan Ditjen Bina Lattas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenakker) RI Darwanto, meningkatkan kualitas tenaga kerja Kemenakker telah menyiapkan beberapa program, diantaranya optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK), peningkatan kompetensi tenaga trainer dan sertifikasi tenaga kerja serta pemagangan dalam dan luar negeri berkualitas.

“Rakor kali ini difokuskan untuk pengembangan magang dalam dan luar negeri. Jadi pemerintah berkomitmen di tahun 2019 adalah tahun pembangunan sumber daya manusia,” jelas Darwanto.

Sementara itu, terkait optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK), menurut Darwanto Ditjen Bina Lattas Kemenakker RI akan memberikan bantuan fasilitas terhadap 6 BLK yang ada di Bengkulu.

480 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *