Pantas Jadi Anggota DPD RI 2 Periode, Inilah Rekam Jejak Riri Damayanti

Bengkulu – Riri Damayanti John Latief, namanya melambungkan Bengkulu ketika didaulat sebagai Senator termuda Indonesia dan tampil ke depan Sidang Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) 2014 sejajar dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ketika dilantik, usianya baru berusia 24 tahun.

Hj Riri Damayanti John Latief merupakan putri pertama pasangan John Latief dan Leni Haryati. Sebagai anak zamannya, kreatifitasnya terasah dengan baik.

Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya selaku anggota MPR RI dalam membumikan Empat Pilar Kebangsaan, Riri senantiasa mencari cara-cara inovatif seperti menampilkannya dalam bentuk seni teater, stand up comedy, mengadakan kuis dan berkolaborasi dengan banyak organisasi.

Kiprah Hj Riri Damayanti mengundang decak kagum kalangan millenial seusianya.

Tokoh politik asal Bali, Gede Pasek Suardika, menyebutkan, Bengkulu patut berbangga memiliki politisi muda yang selalu memiliki peran penting dalam setiap momentum bersejarah di DPD RI.

Gubernur Bengkulu Dr. Rohidin Mersyah menyebutnya sebagai generasi penerus Bengkulu yang paling potensial.

Dalam berbagai kesempatan, ekspektasi agar Riri dapat terus berkarya dalam memajukan daerahnya terus mengalir dari banyak kalangan.

Masyarakat Adat Tapus Lebong memberikannya gelar Putri Dayang Negeri.

Riri Damayanti lahir di Bengkulu, dibesarkan oleh Bengkulu, dan berpolitik dengan niat mengabdikan diri untuk membangun tanah kelahirannya, Bengkulu.

Kakinya ringan melangkah ke desa-desa untuk menjemput setiap aspirasi rakyat hingga ke kalangan masyarakat bawah. Ia menelusuri setiap permasalahan secara langsung dari sumbernya, masalah pertanian kepada petani, masalah kelautan kepada nelayan, masalah kepemudaan kepada mahasiswa dan pelajar.

Dengan bertatap muka langsung seperti itu, Hj Riri Damayanti ingin memastikan bahwa apa yang ia sampaikan kepada para pemegang kebijakan di pemerintah pusat memang benar-benar adalah suara dan kehendak warga Bengkulu yang telah memberikannya amanah.

Hatinya langsung tergerak ketika mendapatkan informasi mengenai adanya musibah atau bencana alam yang menimpa warga Bengkulu dengan cara menyalurkan dana bantuan dari DPD RI yang menyisihkan gajinya setiap bulan untuk setiap warga yang butuh pertolongan darurat.

Konsituen terbesar Ketua Umum Pemuda Jang Pat Petulai (PJPP) 2015-2019 ini adalah generasi muda dan perempuan. Merasa memiliki rasa tanggung jawab yang sangat besar untuk memajukan Bengkulu dengan cara tetap berada ditengah masyarakat Bengkulu, ia kembali menempuh studi di Magister Managem Universitas Bengkulu (UNIB).

Wakil Ketua Kwartir Daerah (KWARDA) Gerakan Pramuka Bengkulu 2016-2021 ini termotivasi agar para pemudi dan pemuda hanya menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang positif dengan memberikan sumbangsih kepada berbagai gerakan anti Narkoba.

Pada bidang apapun Riri Damayanti mengabdi, ia selalu berusaha menjalaninya dengan sungguh-sungguh.

Berton-ton bantuan biskuit pendamping Air Susu Ibu (ASI) pernah ia salurkan ke Bengkulu untuk memberantas gizi buruk.

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma-Manna-Kaur (SEMAKU) ini mengkritisi tayangan sinetron yang tidak mendidik, menuntut kesejahteraan para perawat, meminta PLN mengatasi krisis listrik, mendesak agar Kementerian PUPR memperbaiki jalan-jalan yang rusak, mendorong agar Kementerian Perhubungan mengembangkan Bandara dan Pelabuhan Bengkulu, mengimbau Pemerintah Daerah menjemput program kemaritiman dari Pemerintah Pusat, dan banyak tuntutan-tuntutan lainnya yang direspon langsung oleh pihak-pihak terkait dalam bentuk beragam kebijakan anggaran dan regulasi.

Tak mau lebih banyak warga Bengkulu yang menjadi korban penipuan berkedok perjalanan umroh, Riri Damayanti menuntut agar seluruh biro perjalanan umroh dievaluasi.

Ia melayangkan protes keras atas berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Provinsi Bengkulu. Bersama para menteri, ia mengunjungi dan menyantuni para korban tersebut dan mengimbau agar Pemerintah Daerah melakukan cipta kondisi supaya kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang memalukan Provinsi Bengkulu tidak terulang kembali.

Untuk menjangkau konsituen yang lebih luas, Ketua Bidang Tenaga Kerja, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga BPD HIPMI Provinsi Bengkulu periode 2017-2020 ini bekerjasama dengan banyak media massa.

Pada Pemilu 2019, Riri Damayanti kembali tampil agar dapat memberikan lebih banyak sumbangsih untuk Bumi Rafflesia sebagai calon DPD RI nomor urut 30. Dari Bengkulu ia berasal, oleh Bengkulu ia dibesarkan dan untuk Bengkulu ia akan terus mengabdi.

591 total views, 2 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *