Banyak Sarjana Jadi Ibu Rumah Tangga

Bengkulu – Kesetaraan gender merupakan isu global yang menjadi perhatian dunia dan telah tercantum dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Dalam rangka mencapai kesetaraan tersebut, dilakukanlah upaya yang disebut Pengarusutamaan Gender (PUG).

PUG merupakan strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan nasional.

Dalam acara Penguatan Pokja PUG dan Evaluasi Pelaksanaan PUG di Setiap Bidang Pembangunan, selasa (2/7) kemarin, diketahyi bahwa Fenomena gender di Bengkulu sangat menarik jika kita cermat.

Dari sisi pendidikan, perempuan lebih tinggi partisipasinya ketimbang laki-laki, tapi ketika melihat dari sisi ketenagakerjaan, hampir setengah dari perempuan usia kerja di Provinsi Bengkulu tidak berpartisipasi dalam angkatan kerja, atau banyak yang menjadi ibu rumah tangga,” ungkap Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Dyah Anugrah Kuswardani, MA, dalam akun instagram BPS Provinsi Bengkulu.

Data statistik menunjukkan bahwa hanya 56 penduduk perempuan usia kerja yang berpartisipasi dalam angkatan kerja, selebihnya tersebar ke dalam tiga kategari yaitu mengurus rumah tangga, sekolah, dan lainnya dengan persertase terbesar pada kategori mengurus rumah tangga.

Sementara itu, indikator kesetaraan gender di Provinsi Bengkulu tahun 2018 memperlihatkan angka yang sedikit berkebalikan. Dimana Indeks Pembangunan Gender (IPG) tinggi yaitu 91,37, sedangkan indeks Pemberdayaan Gender (IDG) cukup rendah yaitu 69.60.

“Kenapa IDG kita rendah padahal IPG kita tinggi? IPG disusun salah satunya dengan memasukkan pendidikan. Partisipasi perempuan dalam pendidikan di Bengkulu tinggi. Sementara itu, IDG menunjukkan peranan perempuan dalam kehidupan ekonomi dan politik. Partisipasi perempuan dalam angkatan kerja di Bengkulu rendah.” tutup Dyah. MA.

177 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *