60 Pokdakan di Bengkulu Utara, Diberi Pelatihan Pengelolaan Kesehatan Budidaya Ikan

Bengkulu – Bertempat di Aula Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara, Stasiun KIPM Bengkulu bersama Dinas Perikanan menggelar Coaching Quarantine Public Awareness, dengan tema “Bimbingan Pengelolaan Kesehatan Ikan, Kelestarian dan Keamanan Sumberdaya Perikanan, Serta Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan.” Pelatihan ini diberikan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) dan UPR Petani Pembudidaya Ikan di Sentra Minapolitan Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat kemarin (5/7).

Kegiatan yang diprakarsai Bidang Perikanan Budidaya yang diikuti Pokdakan, UPR dan penyuluh perikanan ini, dilakukan sebagai wujud dari kemitraan dan sinergitas dengan Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara dan Stasiun Karantina Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Bengkulu.

Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan pencegahan penyakit ikan dalam rangka peningkatan manajemen kesehatan ikan. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari pembudidaya ikan di Sentra Budidaya Ikan Nila Kabupaten Bengkulu Utara.

Kukuh Andias, S.Pi menyampaikan, pencegahan utama yang sering dibaikan adalah biosekuriti. Dimana Biosekuriti merupakan pencegahan agen penyakit masuk ke area perikanan. Hama seperti burung dapat menjadi media penularan penyakit karena itu harus dicegah masuk ke area perikanan.

“Manajemen kualitas air juga jangan diabaikan. Penggunaan probiotik secara rutin sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas air. Sedangkan penyakit ikan lele yang perlu diwaspadai antara lain infeksi bakteri Aeromonas dan Edwarsiella, infestasi parasit seperti Ich, cacing, dan Tricodina,” ujar Kukuh Andias.

Sementara itu, Kasman, S.Pi melengkapi materi yang diberikan dengan memberikan tips-tips mengatasi kendala budidaya yang baik, yaitu meliputi 4 aspek yakni benih, pakan, kolam, dan air.

189 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *