Kakak Pembina Duta Genre BKKBN Bengkulu Ajak Masyarakat Sadar Sampah

Bengkulu – Sampah merupakan masalah pelik yang sangat sering dijumpai di lingkungan pemukiman penduduk terutama di kota-kota. Akhir-akhir ini, sampah waktu Festival Tabut menumpuk akibat ketidaksadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Anggota Komite I DPD RI Hj Riri Damayanti John Latief mengatakan bahwa tertib membuang sampah itu sangat diperlukan, sebab membuang sampah pada tempatnya adalah bagian dari cinta kita terhadap lingkungan.

“Membuang sampah pada tempatnya, adalah kewajiban kita. Kalau sampah itu dibuang pada tempatnya, kan menjadi bersih. Kalau Bengkulu bersih, wisatawan jadi enak datang ke daerah kita. Wisata Bengkulu nggak akan pernah berhasil kalau kita nggak mampu mengatasi masalah sampah,” kata Riri Damayanti kepada media, Kamis (12/9/2019).

Kakak Pembina Duta Generasi Berencana BKKBN Provinsi Bengkulu ini mengatakan, jika tertip sampah dilakukan akan membuat Bengkulu lebih nyaman dan imbasnya wisatawan akan berdatangan yang akhirnya berdampak pada perekonomian masyarakat.

“Kalau wisatawan banyak yang datang, tentu imbasnya ya pada masyarakat sendiri, ekomomi masyarakat akan bertambah. Terutama pada pelaku industri kecil dan khas lokal kerajinan Bengkulu. Apalagi akan memaki wonderfull Bengkulu,” ungkap Riri Damayanti.

Anggota Kaukus Perempuan Parlemen RI ini juga mengatakan, sangat diperlukan revolusi mental untuk mengukuhkan hati masyarakat agar dapat mencintai lingkungan membuang sampah pada tempatnya.

“Dengan membuang sampah, berarti kita sudah cinta terhadap lingkungan. Dengan cinta lingkungan berarti cinta kepada alam. Dengan cinta kepada alam maka kita menyelamatkan bumi. Dengan menyelamatkan bumi maka kita meminimalisir adanya penyakit yang bakal ditimbulkan ataupun bencana yang mungkin akan ada,” papar Riri Damayanti.

Untuk itu, perempuan yang mendapat gelar Putri Dayang Negeri oleh Masyarakat Adat Tapus ini berharap bahwa budaya gotong royong yang sudah tertanam di poin-poin penting Pancasila itu dapat diwujudkan dengan gerakan yang real untuk mengurangi sampah yang ada di Bengkulu.

“Kalau budaya gotong royong di wujudkan dengan gerakan setiap 1 orang memungut sampah 1 serta membuang sampah pada tempatnya, maka Bengkulu akan terbebas dari sampah,” tutup Riri Damayanti.

143 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *