Di Provinsi Bengkulu, Baru 40% Daerah Ditetapkan Sebagai Kota Layak Anak

Bengkulu – Dari 10 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Bengkulu, baru 4 kab/kota saja yang ditetapkan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (P3A) sebagai Kota Layak Anak (KLA). Adapun 4 kab/kota itu adalah Kota Bengkulu, Kab. Rejang Lebong, Kepahiang & Mukomuko. Pemprov Bengkulu pun menargetkan tahun 2020, terdapat 8 Kab/kota yang sudah ditetapkan sebagai Kota Layak Anak.

Target minimal 80 persen capain sebagai Kota Layak Anak (KLA), disampaikan oleh Plh Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Gugus Tugas KLA dengan Analisa PUHA (Pengarusutamaan Hak Anak) di Kabupaten/Kota tingkat Provinsi Bengkulu, (01/10/2019).

“Kita berharap pada bulan Juli 2020 pada Peringatan Hari Anak Nasional nanti kita kalau bisa 10 kabupaten/ kota harus mendapatkan piagam penghargaan dari Presiden, setidaknya target kita minimal 80 persen,” ungkap Hamka Sabri usai membuka resmi bimtek tersebut.

Kadis P3APPKB Provinsi Bengkulu Foritha Rhamadaniwati mengatakan, belum diraihnya predikat KLA oleh 6 kabupaten ini kemungkinan akibat kurang sinergi dan koordinasi dilintas sektor antar OPD di level kabupaten/ kota. Oleh karena itu, melalui bimtek ini akan dihasilkan sistem koordinasi berintegrasi dan terencana dengan baik, dalam rangka menyiapkan indikator penilaian KLA.

“Kalau untuk saat ini kita telah mencapai hampir 50 persen zona KLA, sementara persiapan dari kabupaten/ kota sudah mendekati 70 persen. Dan ini menjadi tanggungjawab tidak hanya pemerintah daerah, namun juga stekholder lainnya termasuk pihak swasta dan masyarakat,” jelas Foritha.

Sementara itu, terdapat 5 klaster yang harus dipenuhi untuk meraih predikat KLA tersebut, yaitu klaster hak sipil dan kebebasan anak, klaster pendidikan anak, klaster pengasuhan orang tua terhadap anak, klaster kesehatan dasar anak dan klaster klaster perlindungan khusus bagi anak korban kekerasan dan disabilitas.

79 total views, 3 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *