Anggota Komite II DPD RI Riri Damayanti Dukung Program Panen Sejuta Ikan Pemkot Bengkulu

Bengkulu – Upaya yang dilakukan Pemerintah kota Bengkulu dalam mendorong sektor perekonomian melalui program panen sejuta ikan patut diapresiasi. Anggota Komite II DPD RI Riri Damayanti John Latief mengatakan, program tersebut adalah salah langkah dalam memajukan sektor perekonomian yang didukung oleh semua pihak.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan pemerintah kota untuk mendorong perekomian khususnya petani ikan yang ada di Bengkulu,” ungkap Riri Damayanti kepada media, Jumat (29/11/2019).

Ketua Bidang Tenaga Kerja, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga BPD HIPMI ini mengungkapkan, dengan adanya program panen sejuta ikan ini, masyarakat akan terbantu dan dapat meningkatkan penghasilan yang lebih.

“Ini program yang patut ditiru di daerah-daerah lain, sebab sangat membantu mesyarakat yang memang mengalami kendala dalam proses pembibitan,” ungkap Riri Damayanti.

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini menyarakan, agar pemerintah kota juga memberikan pelatahian kepada petani ikan, dalam hal proses pembibitan, pemeliharaan dan lainnya. karena itu sangat diperlukan petani ikan agar hasilnya lebih maksimal.

“Dengan adanya pelatihan, hasil panen ikan akan maksimal. Sebab jika tidak dikasih, takutnya nanti ada kendala-kendala dalam proses pemeliharaan ataupun lainya, sehingga hasil yang diinginkan tidak sesuai,” kata Riri Damayanti.

Sementara, Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan, ini salah satu visi misi Kota Bengkulu untuk mendorong sektor perekonomian dan meningkatkan konsumsi ikan darat, karena kita tidak juga harus mengandalkan ikan laut terus-menerus.

“Dengan kebutuhan konsumsi ikan semakin tinggi, dengan adanya program sejuta ikan ini yang pasti juga meningkatkan perekonomian masyarakat dan juga kebahagiaan masyarakat dengan memperdayakan pekerja lokal dan juga mendorong para pembudidaya,” ungkap Helmi Hasan.

Diketahui panen satu juta ikan pada hari Kamis (28/11/2019) kemarin, di kelurahan kandang, Kecamatan Kampung Melayu ini dilaksanakan perdana dalam pemanenan. Adapun jumlah yang dipanen kurang lebih sekitar 2,5 ton dengan ukuran 7-8 ekor satu kilogram (kg) baru 6 kolam.

“Kedepannya, lahan 1 hektar ini juga akan di penuhi kolam-kolam dan untuk indukan serta jika masyarakat yang menginginkan bibit boleh untuk datang untuk minta,” ujar Helmi Hasan.

97 total views, 1 views today

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *