80% Masyarakat Bengkulu Telah Terdaftar BPJS Kesehatan

Bengkulu – Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Hamka Sabri menjelaskan bahwa selama masa pandemi Covid-19, BPJS Kesehatan tetap akan memberikan pelayanan kesehatan. Hal disampaikan Sekda usai memimpin Video Coference (Vicon), Rabu (6/5) di Ruang VIP Pola Pemprov Bengkulu.

Vicon kali ini bersama Forum Kemitraan Pemangku Kepentingan Provinsi Bengkulu membahas terkait perkembangan implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Ini merupakan rapat forum kemitraan BPJS-Kesehatan Provinsi Bengkulu dengan menghadirkan narasumber dari Deputi Direksi BPJS wilayah Sumsel, Kep. Babel, Bengkulu Elsa Novelis, yang mana beliau menjelaskan perihal penegasan tugas-tugas forum dalam penanganan Covid-19,” ungkap Hamka.

Sekda Hamka menambahkan, adapun layanan yang diberikan dari BPJS selama pandemi Covid-19 ialah melakukan administrasi pelayanan seperti akomodasi dituangkan rawat inap, jasa dokter, dan obat-obatan.

Untuk diketahui, wilayah Provinsi Bengkulu memiliki jumlah penduduk 2.001.578 dan jumlah peserta JKN sebanyak 1.617.872 dengan cakupan 80,83% sementara yang belum mendaftarkan diri berjumlah 383.706 jiwa.

“Feedback data telah disampaikan oleh Gubernur Bengkulu kepada Kabupaten/Kota pada tanggal 30 Januari 2020 surat Nomor: 440/126/DINKES/2020 Perihal Data Kepesertaan Jamkesda Provinsi Tahun 2020 baru beberapa Kabapuaten/Kota yang sudah memberikan data ke Dinas Kesehatan,” jelas Hamka.

Hamka juga menyebutkan Provinsi Bengkulu masih memiliki sisa 7.422 kuota dan akan melakukan advokasi kepada Kepala Daerah Kabupaten/Kota untuk bisa mengarahkan supaya masyarakat daerah bisa masuk menjadi peserta BPJS tersebut. (rilis)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *