Senator Riri : Selamat Hari Raya Galungan Bagi Umat Hindu Bengkulu

Bisnisbengkulu.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Galungan kepada ribuan umat Hindu di Bengkulu dan jutaan umat Hindu di seluruh Indonesia.

Hari Raya Galungan jatuh pada Rahina Buda Kliwon wuku Dungulan atau hari ini, Rabu, 16 September 2020 dan hari Raya Kuningan jatuh pada Rahina Saniscara Kliwon wuku Kuningan atau Sabtu, 26 September 2020 mendatang.

“Makna Galungan dan Kuningan ternyata sangat penting untuk kehidupan dalam meningkatkan kesucian diri, baik dari segi pemikiran, perkataan, dan perilaku. Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan,” kata Riri Damayanti.

Alumni Psikologi Universitas Indonesia ini mengimbau kepada umat Hindu Bengkulu yang ikut merayakan Galungan dan Kuningan untuk tepat disiplin terapkan prokes mencegah penyebaran Covid-19.

“Jaga kesucian Galungan dan Kuningan dari semua perilaku buruk, semua yang bertentangan dengan ajaran agama, semua yang merugikan dan membahayakan orang lain, semua yang cuek dengan imbauan pemerintah untuk menjalankan protokol kesehatan. Semua ini bukan untuk siapa-siapa kecuali demi keselamatan bersama,” ungkap Riri Damayanti.

Di tengah duka atas penusukan ulama yang terjadi baru-baru ini, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pengembangan Kelembagaan BKMT Dewan Masjid Indonesia Provinsi Bengkulu ini mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga semangat toleransi.

“Mari tunjukkan kepada dunia bahwa kita bangga sebagai Indonesia karena Bhineka Tunggal Ika dimana satu sama lain saling menghargai dan menghormati,” demikian Riri Damayanti.

Hari Galungan sangat populer sebagai hari kemenangan Dharma (kebenaran) melawan Adharma (kejahatan). Ritual yang digelar ditujukan sebagai rasa syukur umat Hindu memberi dan melakukan persembahan pada Sang Hyang Widhi dan Dewa Bhatara.

Namun secara filosofis, Galungan bertujuan agar umat Hindu dapat membedakan dorongan hidup antara kebenaran dan kejahatan di dalam diri manusia dan betapa kebahagiaan hanya bisa diraih jika mampu mencapai kebenaran.

Berasal dari bahasa Jawa kuno, Galungan artinya adalah bertarung. Berdasarkan bukti tertua ditemukan Galungan sudah dirayakan sejak tahun 882 Masehi.

Di kawasan umat Hindu, Hari Galungan dimeriahkan dengan pemasangan penjor atau bambu hias di tepi jalan. Dengan menggunakan pakaian serba putih dan menjunjung sajen bagi kaum perempuan, pada hari ini umat Hindu juga biasa pergi beribadah ke pura atau tempat suci keluarga.

Di Bengkulu berdasarkan data Kanwil Kemenag tahun 2017, populasi umat Hindu sebanyak 5114 orang. Terbesar berdomisili di Kabupaten Bengkulu Utara dengan 1.843 orang. Populasi terbesar kedua di Kabupaten Seluma dan ketiga di Kota Bengkulu. Terkecil di Kabupaten Lebong sebanyak 2 orang. (rilis)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *